Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > News > Nasional

Nasional Berita dalam negeri, informasi terupdate bisa kamu temukan disini

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 26th February 2011
DreamWorldJr's Avatar
DreamWorldJr DreamWorldJr is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2010
Location: Bandung
Posts: 541
Rep Power: 44
DreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis GuruDreamWorldJr is Ceriwis Guru
Default Koalisi Perhitungkan Kekuatan Golkar

Quote:

Seketariat Gabungan (Setgab) Partai Koalisi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho


TEMPO Interaktif, Semarang- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan, M Romahurmuzy menilai kekuatan Partai Golkar sebagai pemenang kedua dalam pemilu memang menjadi perhitungan tersendiri dalam Sekretariat Gabungan Partai Koalisi. Selain itu, Golkar juga dinilai memiliki sumber daya yang baik dengan jam terbang serta jaringan politk yang luas.

"Sehingga Golkar patut diperhitungkan kalau memang pemerintah ingin meletakkan dia (Golkar) di luar kabinet," kata dia di Semarang, Sabtu 26 Februari 2011.

Romy, panggilan akrab Romahurmuzy, enggan berspekulasi partai apa yang bakal terdepak dari koalisi, pasca perbedaan sikap soal usulan hak angket pajak di DPR. Menurutnya, soal Partai Golkar dan PKS yang selama ini berbeda sikap dengan koalisi, pemerintah memiliki pertimbangan berbeda untuk memposisikan dua partai tersebut.

Golkar, kata dia, setiap kali bersikap berbeda dengan Setgab maka partai berlambang beringin ini selalu mengkomunikasikan dengan anggota koalisi lainnya. Bahkan dalam rapat Setgab terakhir sebelum paripurna hak angket, Golkar menyatakan dengan tegas tidak bisa sependapat dengan koalisi. Alasan mereka adalah karena masalah angket pajak ini penting untuk membersihkan citra diri Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie. "Golkar itu jelas seperti itu," kata Romy.


Sementara PKS, kata Romy, sejauh ini tidak terlalu jelas sikapnya jika berbeda pandangan dengan anggota koalisi lainnya. "Dalam bahasa teman-teman Demokrat, ya tidak menyampaikan apa yang sebenarnya mengenai sikap itu," kata dia.

Romy menyatakan siapapun yang nanti diletakan di luar kabinet maka pemerintah harus mencari kader partai pengganti yang sepadan. Jika gantinya tidak sepadan maka dikhawatirkan adanya distabilitas yang lebih kuat. Sejauh ini, setidaknya ada dua partai yang dimungkinkan bergabung ke koalisi, yakni PDI Perjuangan dan Gerindra.

Gerindra sudah menunjukan sikapnya yang sejalan dengan koalisi, yakni menolak hak angket pajak. "Sedangkan untuk PDIP kan belum ada tanda-tanda," katanya.

PPP tidak akan dalam posisi mendorong atau meletakkan partai tertentu di luar pemerintahan.
Namun, PPP berharap ke depan partai koalisi harus semakin kompak. Karena jika tidak maka akan ada penyanderaan agenda-agenda publik terkait dengan kebijakan koalisi.

ROFIUDDIN

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Ulil Abshar: Demokrat Senang Golkar dan PKS Keluar Koalisi atheis Nasional 2 8th November 2011 01:07 PM
Golkar dan PKS Bantah Ingkari Komitmen Koalisi antituhan Nasional 0 2nd March 2011 09:53 AM
Golkar Bantah Langgar 11 Kesepakatan Koalisi SuperBlue Nasional 0 1st March 2011 09:44 PM
Demokrat Masih Butuh Golkar di Dalam Koalisi atheis Nasional 1 19th February 2011 05:51 PM
Partai Golkar Dan PKS Diatas Angin Dalam Koalisi. gusrus Nasional 0 5th February 2010 02:52 PM

 


All times are GMT +7. The time now is 12:37 AM.