| FAQ |
| Calendar |
|
#481
|
||||
|
||||
![]() Profit taking, dolar ambrug Dolar kembali terperosok terhadap yen pada perdagangan Asia dipengaruhi oleh aksi profit taking dan aksi jual dolar oleh eksportir Jepang seteah sebelumnya dolar melesat kelevel tertinggi dalam dua bulan terakhir. Terakhir kali, dolar berada pada level 121,06 yen. Kenaikan dolar beberapa hari terakhir ini telah menggelitik eksportir Jepang untuk menjual dolar dengan alasan semakin dekatnya waktu pembayaran berbagai transaksi. Disamping itu, rilisan hasil rapat the Fed di April lalu menunjukkan beberapa pejabat bank sentral ragu akan adanya realisasi kenaikan suku bunga dipertengahan tahun ini. Alasan ini pula yang membuat banyak investor memalingkan pehatiannya pada data ekonomi AS yang akan rilis minggu ini, diantaranya jobless claim dan prospek bisnis Fed Philadelphia. Seaindainya data AS yang akan rilis nanti ternyata baik, maka ada kemungkinan dolar akan meneruskan penguatannya. Dari Eropa, euro berhasil menguat $1,1118 dan berada pada 134,62 terhadap yen. |
|
#482
|
||||
|
||||
![]() Yunani Sepertinya Capai Kesepakatan Yunani berharap mencapai kesepakatan dana untuk reformasi dengan kreditur dalam 10 hari ke depan dan bertujuan untuk memenuhi semua pembayaran pada bulan Juni, juru bicara pemerintah mengatakan, Jumat, setelah perdana menteri Yunani bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa. Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Francois Hollande mengadakan pembicaraan di sela-sela pertemuan puncak Uni Eropa di Riga Kamis dengan Perdana Menteri Alexis Tsipras, berharap untuk mempercepat penyelesaian krisis utang Athena '. Sejak pemilu, pemerintah sayap kiri yang dipimpin Tsipras telah mengadakan pembicaraan selama empat bulan dengan Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional, guna mencari kesepakatan yang melepaskan hingga 7,2 miliar euro atau setara dengan $8,1 miliar bantuan yang tersisa. Tapi pembicaraan tersandung masalah pensiun, reformasi tenaga kerja, target fiskal dan peningkatan pajak pertambahan nilai. Menutup pasar obligasi dan dengan sisa bantuan bailout yang terkunci, Athena menghadapi pembayaran utang ke IMF sebesar €1,5 miliar pada bulan depan, selain membayar pegawai negeri dan pensiunan. Angsuran pertama jatuh tempo pada tanggal 5 Juni. Mengenai pajak PPN, juru bicara Sakellaridis mengatakan Athena telah mengusulkan suku bunga 7, 14 dan 22 persen dalam upaya untuk mendistribusikan dampak pajak dan meringankan beban pada kelompok berpenghasilan rendah. Tapi pemberi pinjaman justru menginginkan 11 dan 23 persen dan mendesak untuk peningkatan PPN energi sebesar 23 persen. |
|
#483
|
||||
|
||||
![]() Data AS Dan Masalah Euro Sebabkan Kian Terseok Euro mencatat penurunan pada perdagangan sesi Senin dan merosot ke level terendahnya dalam satu bulan terhadap dolar yang pada hari ini cukup kuat setelah data AS yang dirilis akhir pekan kemarin menunjukkan harga konsumen naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan April, di saat kekhawatiran atas Yunani terus membebani mata uang tunggal itu. EUR/USD terpantau mencatat penurunan 0,35% dan diperdagangkan di level 1,0974, yang merupakan level terendahnya terhadap dolar AS sejak 29 April. penurunan Euro terus terjadi akibat mata uang tunggal itu masih di bawah tekanan jual yang cukup berat yang disebabkan kemungkinan default Yunani, cukup membebani. Pada hari Minggu kemarin Menteri Dalam Negeri Yunani Nikos Voutsis sempat memberikan peringatan bahwa Yunani kemungkinan tidak akan mampu membayar sebesar €305 juta kepada Dana Moneter Internasional yang akan jatuh tempo pada 5 Juni jika kesepakatan dana-untuk-reformasi dengan pemberi pinjaman internasional tidak tercapai. Sementara itu, penguatan dolar secara luas masih mendapat dukunungan setelah pada hari Jumat data AS menunjukkan inflasi harga konsumen inti AS naik 0,3% pada bulan April dan 1,8% lebih tinggi pada basis tahunan, kenaikan terbesar sejak Oktober. Euro pun semakin terseok, berada di level terendah tiga minggu terhadap yen, dengan EUR/JPY turun 0,33% ke level 133,40. Sementara, dollar stabil di level tertinggi dua bulan terhadap yen, dengan USD/JPY di perdagangkan pada level 121,52. |
|
#484
|
||||
|
||||
![]() Prospek suku bunga the Fed support dolar Dolar diperdagangkan menguat terhadap mata uang major dihari ini menyusul komentar Janet Yellen yang mendesak kebijakan pengetatan yang sepertinya mendukung kenaikan suku bunga. Diperdagangkan terhadap yen, dolar mencapai 121,79 mendekati level tertingginya dalam delapan tahun terakhir, diatas 122,04. Sekarang pergerakan dolar lebih dominan didorong pasar. Yellen dengan tegas menyatakan bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga sehingga para investor mulai putar otak, mata uang mana yang harus dijual. Dalam pidato Jumat nanti, pasar memperkirakan Yellen akan kembali mempertegas pernyataan sebelumnya, tentang niatan bank sentral menaikkan suku bunga ditahun ini. Sebelumnya beliau juga mengatakan bahwa melunaknya data ekonomi akhir-akhir ini lebih dikarenakan faktor-faktor transisi seperti badai musim dingin dan sengketa buruh dipelabuhan Pantai Barat. Beberapa analis meyakini suku bunga akan dinaikkan pada periode September nanti. Meski begitu Yellen juga mengingatkan bahwa data yang akan rilis beberapa minggu kedepan akan sangat vital dalam menentukan proses penerapan kebijakan pengetatan. Wakil ketua the Fed Stanley Fischer mengatakan proses mengembalikan suku bunga kelevel normalnya akan membutuhkan waktu beberapa tahun. Sementara Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan masih berpeluang mencapai stabilitas lebih awal berkat kebijakan ultra ketat. ECB yang masih dihantui permasalahan Yunani berkomitmen untuk membuat euro tetap lemah terhadap dolar. Terakhir kali, euro dikutip turun 0,3% pada $1,0944. Euro juga melemah terhadap yen pada 133,33. |
|
#485
|
||||
|
||||
![]() Perpanjang Penguatan, Dollar Sentuh Level Tertinggi Terhadap yen Dolar memperpanjang penguatannya terhadap mata uang utama pada sesi Selasa, naik ke level tertinggi delapan tahun terhadap yen didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga AS tahun ini. USD/JPY mencapai level tertinggi 122,81, tertinggi sejak Juli 2007 dan terakhir terpantau di level 122,76, atau naik 0,98% di hari ini. Greenback menguat setelah Ketua Fed Janet Yellen pada Jumat lalu menegaskan bahwa bank sentral masih mengharapkan untuk mulai menaikkan suku bunga di akhir tahun jika ekonomi terus membaik seperti yang diharapkan. Beliau mengkaitkan perlambatan pertumbuhan kuartal pertama menjadi "faktor sementara", termasuk musim dingin yang keras, tetapi menegaskan bahwa waktu kenaikan suku awal akan tergantung data. Greenback mendapat dorongan tambahan setelah data pada hari Jumat menunjukkan inflasi AS naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan April. Penguatan dolar terjadi di saat pasar kembali dibuka setelah libur panjang akhir pekan, setelah pasar di Inggris, Jerman dan Amerika Serikat ditutup pada hari Senin. Investor mengalihkan perhatian mereka pada data AS mengenai pesanan barang tahan lama pada Selasa untuk mengindikasikan kekuatan baru ekonomi. Indeks dolar AS, yang mencatat kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, berada di level tertinggi lima pekan di posisi 97,12. |
|
#486
|
||||
|
||||
![]() Bernanke: Tidak Terlihat Risiko Di Cina, Ekonomi AS Bullish Mantan Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan bahwa perlambatan ekonomi China seharusnya tidak mengkhawatirkan pasar karena tidak ada risiko ‘hard landing’ dan menekankan bahwa langkah untuk menaikkan suku bunga AS harus dilihat sebagai tanda positif bagi perekonomian terbesar di dunia itu. Bernanke, yang berpartisipasi dalam sebuah wawancara terbuka di forum sektor swasta di Seoul, Rabu, mengatakan, kenaikan suku bunga AS yang diharapkan itu akan "antiklimaks" ketika itu terjadi dan bahwa hanya akan ada dampak negatif kecil terhadap Korea Selatan. "Mungkin terjadi beberapa volatilitas. Negara-negara seperti Korea tempat yang sangat baik karena memiliki kebijakan yang sangat baik, lembaga yang baik. Ini tidak lemah atau terbelakang dan tidak tahu bagaimana menangani arus modal." Kenaikan suku bunga Fed, yang diharapkan oleh pasar sebelum akhir tahun ini, akan menjadi sesuatu untuk menghibur, kata Bernanke, yang kini bekerja di Brookings Institution. "Saya tidak tahu kapan (kenaikan suku bunga akan diputuskan), tapi ketika itu dimulai, itu kabar baik, bukan berita buruk karena itu berarti ekonomi AS cukup kuat." Bernanke juga mengatakan perlambatan ekonomi di Cina diperlukan karena diperlukan untuk mengubah model pertumbuhan untuk menjadi lebih berkelanjutan dalam jangka panjang. "Ekonomi Cina tumbuh 10 persen per tahun. Dan itu melakukan hal itu melalui investasi modal besar, pabrik baja dan sebagainya. Sangat berorientasi ekspor," katanya. "Di saat negara itu menjadi lebih kaya dan canggih pertumbuhan semacam itu tidak lagi berhasil." Dia menambahkan bahwa ia "optimistis" ekonomi China tidak akan mengalami ‘hard landing’. |
|
#487
|
||||
|
||||
![]() Dolar menguat drastis terhadap yen Dolar tembus level tertingginya dilebih dari 12 tahun terakhir terhadap yen diperdagangan Asia hari ini. Namun pelaku pasar tetap waspada mengingat kenaikan dolar yang begitu drastis dan cepat bisa saja melempem ketika rilisan resmi pemerintah (data ekonomi) baik dari AS dan Jepang tidak supportif. Dolar menguat 1 poin siang ini menjadi 124,30 yen. Dibanding kemarin pada 123,67. Kenaikan dolar yang begitu cepat cukup mencemaskan karena terjadi ketika tidak ada kabar baru yang dapat mendukung pergerakan mata uang itu sendiri. Bisa jadi kenaikan ini adalah optimisme sesaat yang bisa saja kembali anjlok. Pelaku pasar akan mengawasi pernyataan dari pejabat tinggi yang akan menghadiri rapat Group of Seven di Jerman. Meski sebelumnya Juru Bicara pemerintah Jepang Yoshihide Suga mengatakan penurunan yen tidaklah drastis dan pemerintah akan terus mengawasi pergerakan nilai tukar. Banyak pelaku pasar yakin dolar akan menguat secara keseluruhan meski ada perbedaan kebijakan moneter antara AS dan Jepang. Sebaliknya rilis data ekonomi yang tidak begitu meyakinkan diawal tahun ini membuat keputusan the Fed untuk menaikkan suku bunga masih terkatung-katung. Dari Eropa, euro diperdagangkan pada $1,0906 dan 135,16 terhadap yen. Kemarin PM Yunani Alexis Tsipras mengatakan negaranya sudah dekat pada kesepakatan dengan kreditur internasional terkait dengan program penyelamatan. |
|
#488
|
||||
|
||||
![]() Wajah Buruk Kuartal Pertama AS Ekonomi Terus Berlanjut? Diperkirakan, ekonomi AS akan mengalami kontraksi dalam tiga bulan pertama tahun ini. Laporan GDP pada Jumat, hari ini, akan menunjukkan bagaiman buruknya wajah ekonomi AS. Departemen Perdagangan bulan lalu memperkirakan bahwa produk domestik bruto dalam bentuk barang dan jasa Amerika Serikat tumbuh hanya 0,2% pada tingkat tahunan pada kuartal pertama. Tapi sejumlah data sejak itu menunjukkan output yang jauh lebih lemah, dan Departemen itu juga akan merilis perkiraan revisi Jumat pada pukul 8:30 malam waktu setempat. Perkiraan terbaik dalam survei ekonom yang dilakukan The Wall Street Journal adalah bahwa PDB turun pada tingkat tahunan sebesar 1% dari Januari sampai Maret. Ini akan menandai ketiga kalinya sejak resesi berakhir pada pertengahan 2009 perekonomian menyusut selama satu kuartal. Revisi di Jumat ini kemungkinan disebabkan dua faktor utama. Angka-angka terbaru menunjukkan bahwa defisit perdagangan pada akhir kuartal satu jauh lebih luas dari perkiraan sebelumnya, karena impor melonjak sementara ekspor hanya tumbuh tipis di bulan Maret. Pada saat yang sama, belanja bisnis AS menurun pada penyedian kembali barang dari yang diperkirakan pemerintah sebelumnya. Kuartal pertama menampilkan beberapa kemunduran yang bersifat temporer, termasuk cuaca musim dingin yang keras dan perselisihan perburuhan yang mengganggu arus barang di pelabuhan di kawasan Pantai Barat. Data terakhir menunjukkan peningkatan aktivitas dan terus penerimaan kerja stabil pada kuartal kedua. Sebagian besar ekonom percaya perekonomian akan rebound pada musim semi dan musim panas sebanyak tahun lalu, ketika ekonomi mengalami kontraksi pada laju 2,1% pada kuartal pertama, tetapi meningkat 4,6% dan 5% di periode berikutnya. |
|
#489
|
||||
|
||||
![]() Aktifikasi Manufaktur Zona Euro Penuh Perjuangan Pertumbuhan pabrik di zona Euro lebih buruk dari yang diperkirakan sebelumnya bulan lalu di saat aktifitas inti negara di blok tersebut terus berjuang, survei bisnis menunjukkan Senin. Hasil ini kemungkinan mengecewakan Bank Sentral Eropa, yang berjuang untuk mendapatkan inflasi bahkan mendekati target, seperti temuan survei bahwa pabrik menahan harga pada Mei setelah menaikkan harga pada bulan April untuk pertama kalinya dalam delapan bulan. Untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi dan memerangi deflasi, ECB mulai membeli sekitar €60 miliar sebulan terutama obligasi pemerintah pada bulan Maret dan survei menunjukkan hal itu setidaknya berpengaruh. Indeks PMI manufaktur Markit (PMI) pad aakhir Mei sebesar 52,2, di bawah laporan perkiraan sebelumnya yakni 52,3 tetapi hanya sedikit di atas laporan di April sebesar 52,0. Ini merupakan bulan ke23 indeks sudah berada di atas level 50 yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi. "Laju pertumbuhan biasa saja daripada spektakuler, dan ada beberapa negara yang terus berjuang," kata Chris Williamson, kepala ekonom Markit. "Kelemahan berpusat di daerah inti, dengan sektor manufaktur Perancis masih menurun dan Jerman hanya mencatat pertumbuhan yang sangat sedikit." Laporan PMI pabrik sebelumnya dari Jerman dan Perancis masing-masing berada di level 51,1 dan 49,4. |
|
#490
|
||||
|
||||
![]() Pasar Tenaga Kerja (Diperkirakan) Masih Cukup Kuat Pertumbuhan pasar tenaga kerja AS diperkirakan masih cukup solid pada bulan Mei dan pendapatan (gaji) juga diperkirakan mencatat kenaikan meski sedikit, sehingga diperkirakan akan memberikan momentum yang cukup untuk perekonomian bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di tahun ini. Payroll non pertanian AS diyakini mencatat kenaikan sebesar 225.000 lapangan kerja baru di bulan lalu setelah pada bulan April mencatat kenaikan sebesar 223.000, menurut survey yang dilakukan Reuters terhadap para ekonom. Sementara tingkat pengangguran diperkirakan masih bertahan mendekati level terendah tujuh tahun di 5,4 persen. Departemen tenaga kerja AS akan merilis laporan NFP yang sangat dinantikan itu pada pukul 8:30 pagi waktu setempat atau pukul 7.30 malam waktu Jakarta hari ini di tengah kekhawatiran akan ketidakmampuan ekonomi untuk kembali rebound dari keterpurukan di kuartal pertama. Fed terus mempertahankan suku bunganya mendekati nol sejak Desember 2008. Para petinggi bank sentral AS akan kembali melangsungkan pertemuannya pada 16 hingga 17 Juni, namun keterpurukan ekonomi telah menyebabkan keraguan pada pasar keuangan apakah the Fed mampu menaikkan suku bunga di tahun ini? Sebagai catatan, kenaikan payroll mengalami kemunduran dari rata-rata lapangan kerja per bulan tahun lalu yakni sebesar 260.000 lapangan kerja. Para ekonom pun menyalahkan penurunan tajam pengurangan tenaga kerja di sektor tambang dan menahan pengaruh penguatan mata uang AS dari sektor ekspor dan pabrik AS. Jika kenaikan payroll pada bulan Mei sesuai dengan perkiraan, maka ini akan menjadi tanda penguatan dari rata-rata perbulan pada kuartal pertama tahun ini yakni 184.000 lapangan kerja. |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Aussie Petik Keuntungan Pasca Positifnya Data Ekonomi Tiongkok | Forex | |||
| [MasterForex] Data ekonomi dan Fundamental oleh MasterForex | Forex | |||
| [ForexStars] Data Ekonomi dan Fundamental | Forex | |||
| JUAL (update) Tiket Ekonomi Semarang Jakarta tanggal 26 Agustus 2012 | Tour & Travel | |||
| JUAL WTB Fundamental of Thermodynamic, Fundamental of Heat and Mass Transfer Text Book | Buku Pelajaran | |||