| FAQ |
| Calendar |
|
|||||||
| Nasional Berita dalam negeri, informasi terupdate bisa kamu temukan disini |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#11
|
||||
|
||||
![]() Jakarta - Untuk menghindari kemungkinan terburuk, polisi menyiagakan 6 penembak jitu atau sniper saat sidang vonis Abu Bakar Ba'asyir pada Kamis (16/6) besok. 6 Sniper ini akan ditempatkan di kendaraan Polri. "Disiagakan 6 sniper orang berdiri di kendaraan Rantis kita dengan siap tembak. Tembakan terukur dan nomor senjata, buatannya apa semua itu, anggota didata," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman. Hal itu ia sampaikan usai meresmikan ruang Pelayanan Penyidikan di gedung Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (15/6/2011). Menurut Sutarman, penembakan di lapangan merupakan kewenangan anggota yang telah diberikan senjata. Penembakan dilakukan jika memang situasi di lapangan sudah membahayakan jiwa petugas. "Dan dia gunakan senjata untuk menembak. Kita selalu prediksi yang terjelek, sehingga kita berikan kesiapan yang cukup," ujarnya. Sutarman mengatakan, Polda Metro Jaya menerjunkan 2.286 personelnya. Kemudian diback-up Mabes Polri 550 personel, serta TNI menurunkan 1 batalyon terdiri dari 335 personel, lengkap dengan senjata. "Tapi sejauh ini cukup kondusif, cukup aman, lalu lintas juga cukup aman," ungkapnya. Setiap pengunjung yang hendak masuk akan diperiksa barang bawaannya. Mereka tidak diperkenankan membawa senjata tajam, bahan peledak, dan senjata api. Setiap pengunjung boleh masuk ke dalam ruang sidang namun dibatasi. "Karena ruangannya tidak terlalu besar. Tapi disediakan layar di luar seperti biasa," tandasnya. sumber |
|
#12
|
||||
|
||||
|
Jakarta - Polisi menerima sejumlah SMS ancaman menjelang sidang vonis Abu Bakar Ba'asyir. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman pun memerintahkan anggotanya untuk mengamankan sejumlah pusat perbelanjaan.
"SMS serupa itu banyak, ada yang serius. Saya perintahkan pengamanan mal, tingkatkan pengamanan personel. Jadi yang kita berikan pengamanan masyarakat," ujar Sutarman usai meresmikan ruang Pelayanan Penyidikan di gedung Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (15/6/2011). Menurut Ba'asyir, semua ancaman yang diterima polisi akan disikapi dan dilakukan langkah-langkah semaksimal mungkin, walaupun bisa saja itu ancaman palsu. "SMS kan teknologi komunikasi begitu hebat. Sehingga bisa dikirim lewat media apa saja yang sumbernya tidak jelas," jelasnya. Sutarman mengatakan, anggotanya pun sedang memburu pelaku-pelaku pengirim SMS ancaman tersebut. Tim khusus yang memiliki kemampuan untuk menyelidiki SMS ancaman itu pun sudah ada. "Ancaman bisa saja banyak. Bisa dicegat di jalan, ditembak di jalan. Ancaman melakukan aksi ini jika keputusan sidang nanti seperti ini dan lainnya. Serangan-serangan itu ditujukan kepada Polri," jelasnya. sumber |
|
#13
|
||||
|
||||
|
Quote:
Sumber: http://www.kompas.com/ |
|
#14
|
||||
|
||||
|
Quote:
Sumber: http://www.kompas.com/ |
|
#15
|
||||
|
||||
|
Quote:
|
|
#16
|
||||
|
||||
|
semoga kebenaran bisa ditegakkan!!!
|
|
#17
|
||||
|
||||
|
Quote:
|
|
#18
|
||||
|
||||
|
Quote:
|
|
#19
|
||||
|
||||
|
Quote:
|
|
#20
|
||||
|
||||
|
Quote:
|
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Matahari ada dua pada tanggal 21 Juni 2011 | Lounge | |||
| Ba'asyir Awali Sidang Vonis dengan Baca Doa | Lounge | |||
| Vonis abu bakar ba'asyir | Lounge | |||
| AMD Bulldozer FX-Series Akan Dirilis Tanggal 7 Juni 2011? | Lounge | |||