| FAQ |
| Calendar |
|
#181
|
||||
|
||||
|
Selasa, 08 Mei 2012
Hari Biasa Pekan V Paskah “Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara" (Kis 14:22) Antifon Pembuka (lih. Why 19:5;12:10) Pujilah Allah kita, kamu sekalian, yang hina dan yang mulia, dan yang takut kepada-Nya, karena telah tiba keselamatan, kekuasaan dan Kerajaan Kristus. Alleluya. Doa Pagi Tuhan Yesus, Engkau selalu menggerakkan hati para pengikut-Mu untuk membawa damai bagi sesama ke jalan yang benar. Bantulah usaha kami agar dapat melakukan kehendak-Mu sepanjang hari ini. Amin. Jemaat Perdana sering berkumpul untuk berdoa dan saling menguatkan iman dalam sharing kelompok. Kebiasaan ini membuat hidup rohani mereka terpelihara dan Roh Kudus meneguhkan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan hidup. Bacaan dari Kisah Para Rasul (14:19-28) "Mereka menceritakan kepada jemaat, segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka." Waktu Paulus dan Barnabas di kota Listra datanglah orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium, dan mereka membujuk orang banyak supaya memihak mereka. Lalu mereka melempari Paulus dengan batu, dan menyeretnya ke luar kota, karena mereka menyangka, bahwa ia telah mati. Akan tetapi ketika murid-murid berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama-sama dengan Barnabas ke Derbe. Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota Derbe dan memperoleh banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia. Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid, dan menasihati mereka supaya bertekun di dalam iman. Mereka pun mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara. Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat setempat, dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka. Paulus dan Barnabas menjelajah seluruh Pisidia dan tiba di Pamfilia. Di situ mereka memebritakan firman di Perga, lalu pergi ke Atalia, di pantai. Dari situ berlayarlah mereka ke Antiokhia. Di tempat itulah mereka dahulu diserahkan kepada kasih karunia Allah untuk memulai pekerjaan yang kini telah mereka selesaikan. Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lau mereka menceritakan segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman. Di situ mereka lama tinggal bersama-sama dengan murid-murid. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan Ref. Orang-orang yang Kaukasihi, ya Tuhan, mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu. Ayat. (Mzm 145:10-11.12-13ab.21; R:11a) 1. Segala yang Kaujadikan akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu. 2. Mereka memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan memaklumkan kerajaan-Mu yang semarak mulia. Kerajaan-Mu ialah kerajaan abadi. Pemerintahan-Mu lestari melalui segala keturunan. 3. Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada Tuhan dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya. Bait Pengantar Injil Ref. Alleluya, alleluya Ayat. Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya. “Janganlah gentar dan gelisah hatimu”. Itulah pesan Yesus pada para murid-Nya. Kesulitan dan tantangan seringkali membuat hati kita gentar dan gelisah. Namun jika kita mengingat kata-kata Yesus ini dan berdoa agar Allah Bapa mencurahkan Roh Kudus, niscaya jalan keluar akan tampak jelas sedikit demi sedikit. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (14:27-31a) "Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu." Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu! Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar daripada Aku. Sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya apabila hal itu terjadi, kamu percaya. Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang, namun ia tidak berkuasa sedikit pun atas diri-Ku. Tetapi dunia harus tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa, dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku.” Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya. U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami. Renungan Yesus berbicara tentang damai. Hal itu dikatakan-Nya beberapa jam sebelum Ia menghadapi saat-saat penting dalam karya penebusan-Nya, menjelang derita dan wafat-Nya. Kemenangan-Nya atas kematian membuat damai itu mungkin. Yesus menghancurkan dosa, yang merupakan akar ketidakdamaian dengan salib-Nya. Setiap murid Tuhan juga diminta untuk memikul salib pengorbanan diri sebagaimana telah ditunjukkan oleh Yesus sendiri. Mau dan mampukah saya memikul salib kehidupan bersama dengan Yesus? Doa Malam Tuhan Yesus, terima kasih atas hari ini. Engkau telah mendampingi perjalanan hidup kami. Semoga semua yang kami lakukan berkenan di hati-Mu. Namun jika ada kekurangannya, sudilah Engkau mengampuni sehingga kami dapat tidur dalam damai. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#182
|
||||
|
||||
|
Rabu, 09 Mei 2012
Hari Biasa Pekan V Paskah MENGHASILKAN BUAH Dengan pohon, iblis menjatuhkan Adam, dan dengan pohon salib Kristus mengalahkan iblis (St. Yohanes Krisostomus) Antifon Pembuka Semoga mulutku bernyanyi dan memuji Engkau, dan bibirku bersorak bermadah kepada-Mu. Alleluya. Doa Pagi Ya Bapa, Engkau menyatukan kami dengan Kristus bagaikan ranting-ranting pada pokok anggur yang benar. Engkau sebagai pemilik kebun anggur berkepentingan agar kami menghasilkan banyak buah kasih maka Engkau mengikuti perkembangan kami dan membersihkan kami dari segala kekurangan supaya buah kasih kami bagi sesama sungguh besar. Penuhilah kami dengan Roh-Mu.. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.. Amin. Bacaan dari Kisah Para Rasul (15:1-6) "Paulus dan Barnabas pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal-soal yang timbul di tengah-tengah jemaat." Sekali peristiwa, beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ, “Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.” Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu. Mereka diantarkan oleh jemaat sampai ke luar kota, lalu mereka berjalan melalui Fenisia dan Samaria, dan di tempat-tempat itu mereka menceritakan pertobatan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Hal itu sangat menggembirakan hati saudara-saudara di situ. Setibanya di Yerusalem mereka disambut oleh jemaat dan oleh rasul-rasul serta penatua-penatua, lalu mereka menceritakan segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka. Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata, “Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.” Maka bersidanglah rasul-rasul dan penatua-penatua untuk membicarakan soal itu. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = c, 2/4, PS 844 Ref. 'Ku menuju ke altar Allah dengan sukacita Ayat. (Mzm 122:1-2.3-4a.4b-5) 1. Aku bersukacita, ketika orang berkata kepadaku, "Mari kita pergi ke rumah Tuhan." Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem. 2. Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat, kepadamu suku-suku berziarah, yakni suku-suku Tuhan. 3. Untuk bersyukur kepada nama Tuhan sesuai dengan peraturan bagi Israel. Sebab di Yerusalemlah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga Raja Daud. Bait Pengantar Injil, do = f, 4/4, PS 963 Ref. Alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya Ayat. (Yoh 15:4) Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu, sabda Tuhan. Barangsiapa tinggal di dalam Aku, ia berbuah banyak. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (15:1-8) "Barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak." Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya, dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya supaya berbuah lebih banyak. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting yang menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal ini Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak, dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” Inilah Injil Tuhan kita! U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan! Renungan Ada begitu banyak orang di dunia ini yang merasa diri hebat dan berpikir bahwa mereka tidak membutuhkan Tuhan dan sesama. Mereka hidup sesuka hati dan mengabaikan semua hal yang benar dan baik, tidak peduli akan hukum, karena merasa diri selalu benar. Ketika pada suatu saat mereka jatuh dalam kesulitan hidup dan tak berdaya, barulah mereka mencari Tuhan dan sesama. Sejak dalam kandungan ibu sampai akhirnya masuk ke liang kubur, manusia sesungguhnya membutuhkan sesama dan Tuhan, Pencipta-Nya. Yesus mengatakan: ”di luar Aku, kamu tak dapat berbuat apa-apa” (Yoh. 15:5). Hidup manusia hanya bisa berbuah jikalau ia memusatkan hidupnya pada Tuhan. Sumber segala kebaikan, kebenaran, hanya ada dalam DIA. Sebagai pokok anggur, Tuhan selalu mengalirkan rahmat kebaikan-Nya kepada manusia, ranting-ranting-Nya. Hidup dan pelayanan para murid akan kehilangan maknanya dan tidak akan menghasilkan buah bila dilakukan tanpa persatuan dengan Tuhan Yesus sendiri. Sebaliknya, bersatu dengan Tuhan dan senantiasa menyertakan Dia dalam seluruh hidup kita adalah sikap iman yang akan membuka pintu lebar-lebar bagi kasih karunia dan rahmat Tuhan mengalir dalam diri kita dan menyempurnakan karya kita. Tuhan Yesus sendiri telah berjanji: ”Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya” (Yoh. 15:7). Hidup kita tak akan berbuah jikalau kita hidup di luar persatuan dengan DIA, sumber kehidupan! Ya Tuhan, aku bersyukur bahwa aku boleh hidup di dalam Engkau, berilah aku kesanggupan untuk selalu mengandalkan Dikau dalam hidup ini. Amin. Ziarah Batin 2012 Renungan dan Catatan Harian.
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#183
|
||||
|
||||
|
Kamis, 10 Mei 2012
Hari Biasa Pekan V Paskah TINGGAL DI DALAM KASIH "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu! Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya." (Yoh 15:9-10) Doa Pagi Tuhan Yesus, sumber sukacita abadi, dipuji dan dimuliakanlah Engkau yang meraja dalam hidup kami. Semoga sukacita yang kami terima hari ini menguatkan iman kami untuk melakukan pekerjaan kami dengan penuh sukacita pula. Sebab Engkaulah Tuhan, Pengantara kami yang bersama Bapa, dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin. “Oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kita akan beroleh keselamatan.” Inilah kata-kata Paulus saat mengikuti Konsili di Yerusalem, di mana sidang sedang membahas perlu-tidaknya sunat bagi orang Kristen. Dari kata-kata Paulus ini, jelaslah bahwa kasih karunia Tuhan Yesuslah yang menyelamatkan, bukan segala macam perbuatan manusia. Bacaan dari Kisah Para Rasul (15:7-21) "Kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah." Para Rasul dan penatua-penatua jemaat di Yerusalem bersidang, membicarakan soal sunat. Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung tukar pikiran, berdirilah Petrus dan berkata kepada para rasul serta penatua-penatua, “Saudara-saudara, kamu tahu, bahwa sejak semula Allah telah memilih aku di antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya. Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita. Allah sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman. Kalau demikian, mengapa kamu mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?” Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga.” Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceritakan segala tanda dan mukjizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa lain. Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus, “Saudara-saudara, dengarkanlah aku: Simon telah menceritakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya. Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis: Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh. Reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, supaya semua orang lain mencari Tuhan, juga segala bangsa yang tidak mengenal Allah yang Kusebut milik-Ku, demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya, yang telah diketahui dari sejak semula ini. Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka yang dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah. Tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat.” Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = c, 4/4, PS 807 Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Ayat. (Mzm 96:1-2a.2b-3; R: lih3) 1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Nyanyikanlah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya. 2. Kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari Tuhan. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa, kisahkanlah karya-karya-Nya yang ajaib di antara segala suku. 3. Katakanlah di antara bangsa-bangsa: Tuhan itu raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah, Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran. Bait Pengantar Injil Ref. Alleluya Ayat. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku. “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku.” Perintah Yesus itu ialah mengasihi Allah dan sesama. Dengan mengasihi, kita akan tinggal di dalam Tuhan dan akan bersukacita bersama-Nya. Dalam kenyataan, mengasihi itu sulit karena menuntut pengorbanan. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (15:9-11) "Allah telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah." Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.” Inilah Injil Tuhan kita! U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan! Renungan Kasih yang tulus selalu membawa sukacita. Yesus mengundang para murid-Nya untuk tinggal dalam kasih. Kasih Bapa terhadap Yesus, dan kasih Yesus terhadap para murid menjadi dasar undangan tersebut. Bagaimana caranya kita tinggal dalam kasih? Mendengarkan dan melaksanakan perintah Yesus. Doa Malam Tuhan Yesus, hanya kepada-Mu kami percaya. Engkaulah kekuatan hidup kami. Maka ampunilah kesalahan dan dosa yang telah kami perbuat hari ini agar esok pagi kami dapat menyongsong matahari rahmat yang menyinari hidup kami. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#184
|
||||
|
||||
|
Senin, 14 Mei 2012
Pesta St. Matias, Rasul "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu." (Yoh 15:9) Antifom Pembuka (Yoh 15:16) Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Doa Ya Tuhan, hari ini Gereja merayakan Pesta St Matias yang dipilih untuk menggenapi sebelas rasul. Dalam suasana gembira, ini aku mempersembahkan kepada-Mu segala peristiwa hidupku hari ini. Semoga karena rahmat Baptis dan Krisma aku pun setia dalam melaksanakan karya kerasulan hari ini. Amin. Bacaan dari Kisah Para Rasul (1:15-17.20-26) "Yang kena undi adalah Matias; dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas murid." Pada waktu itu berdirilah Petrus di tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya. Ia berkata, "Hai, Saudara-saudara, harus digenapi nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud, tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. Dahulu ia termasuk bilangan kami, dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini. Sebab ada tertulis dalam Kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya. Dan lagi: Biarlah jabatannya diambil orang lain. Jadi harus ditambahkan kepada kami satu orang yang dipilih dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke surga meninggalkan kami. Bersama kami ia harus menjadi saksi tentang kebangkitan Yesus." Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan juga bernama Yustus, dan Matias. Mereka semua lalu berdoa, "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang! Tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas, yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya." Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu, dan yang kena undi adalah Matias. Dengan demikian Matias ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan Ref. Tuhan mendudukkan dia bersama para bangsawan. Ayat. (Mzm 113:1-2.3-4.5-6.7-8) 1. Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan, pujilah nama Tuhan! Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan, sekarang dan selama-lamanya. 2. Dari terbitnya matahari sampai pada terbenamnya terpujilah nama Tuhan. Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit. 3. Siapakah seperti Tuhan, Allah kita, yang diam di tempat tinggi, yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi? 4. Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama para bangsawan, bersama dengan para bangsawan bangsanya. Bait Pengantar Injil Ref. Alleluya Ayat. (lih. Yoh 15:16) Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (15:9-17) "Allah telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah." Pada perjamuan malam terakhir Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu! Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak lagi menyebut kamu hamba, sebab hamba tidak tahu apa yang diperbuat oleh tuannya. Tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain. Inilah Injil Tuhan kita! U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan! Renungan Kisah Para Rasul menceritakan tentang proses pemilihan Matias sebagai Rasul sepeninggalan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus. Meskipun pemilihan itu tampak amat sederhana, yaitu hanya dengan membuang undi, namun dalam doa yang mendahului pengundian itu mereka yakin penuh akan campur tangan Tuhan sendiri dalam memilih rasul-Nya. Tugas seorang rasul tidak lain daripada melanjutkan karya keselamatan Yesus Kristus melalui kesaksiannya akan Sabda, Karya dan Kebangkitan Yesus Kristus. Tugas ini tampaknya ringan, namun penuh tantangan dan pengorbanan salib sebab tidak semua orang dengan mudah menerima kesaksian bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat. Tantangan itu bahkan akan terjadi hingga akhir zaman. Iman, cinta dan persahabatan dengan Yesus Kristus mengikat seorang rasul untuk menjalankan tugasnya sampai akhir. Ia tak pernah takut terhadap apa pun yang terjadi karena percaya Yesus tak akan pernah meninggalkannya. Komitmen seperti ini telah menjadi kekuatan dan harapan baginya untuk bersaksi ke mana pun diutus. Cinta kasih Kristus mengobarkan semangatnya. Walau sebagai manusia lemah seorang rasul juga sadar ia tidak memiliki apa-apa untuk menjalankan tugas ini, namun ia percaya bawa Tuhan yang memilih, Tuhan akan memperlengkapi dia dengan segala daya dan kuasa dari surga. Tuhan turut bekerja dan menyertai dia selamanya, seperti janji Yesus sendiri: “Apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” Ya Tuhan, seperti para Rasul-Mu, semoga aku pun sanggup memberi diri dengan sepenuh hati dalam melanjutkan karya-Mu yang suci. Amin. Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#185
|
||||
|
||||
|
Selasa 15 Mei 2012
Hari Biasa Pekan VI Paskah “Allah menyingkapkan rahasia-rahasia-Nya kepada orang yang rendah hati” (Tomas a Kempis) Antifon Pembuka (lih. Why 19:7.6) Marilah kita bergembira dan memuliakan Tuhan, Raja yang Mahakuasa. Alleluya. Doa Pagi Tuhan, rahmat-Mu cukup bagiku untuk melakukan kehendak-Mu hari ini. Semoga di saat yang paling sulit sekalipun aku tetap bersandar kepada-Mu dan dapat mewartakan nama-Mu dengan segenap hati dan kekuatanku. Amin. Dunia akan menguasai para utusan Tuhan; mendera, membelenggu dan memenjarakan mereka. Tetapi dunia tidak akan mampu membinasakan mereka karena kuasa Tuhan yang Mahakuasa akan dahsyat menggenggam para utusan-Nya. Bacaan dari Kisah Para Rasul (16:22-34) "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, dan engkau akan selamat, engkau dan sisi rumahmu." Ketika Paulus dan Silas ada di kota Filipi terjadilah yang berikut ini: Orang-orang Filipi bangkit menentang Paulus dan Silas; lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka. Setelah berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah, dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Dan terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah. Seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri. Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya, “Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!” Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. Ia mengantar mereka keluar, sambil berkata, “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?” Jawab mereka, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Lalu Paulus dan Silas memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur-bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan Ref. Tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, ya Tuhan. Ayat. (Mzm 138:1-2a.2b-3.7c-8) 1. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati, karena Engkau mendengarkan kata-kata mulutku. Di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagi-Mu, aku hendak bersujud ke arah bait-Mu yang kudus. 2. Aku hendak memuji nama-Mu oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku. 3. Tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, Engkau akan menyelesaikan segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu! Bait Pengantar Injil Ref. Alleluya, alleluya Ayat. Aku akan mengutus Roh kebenaran kepadamu, sabda Tuhan, dan Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran. Yesus memang harus kembali kepada Bapa. Namun Ia tidak akan menelantarkan para murid-Nya. Ia akan mengirim Roh Kudus sebagai penghibur dan penunjuk jalan kebenaran. Dalam diri Roh Kudus, janji Tuhan ditepati, yaitu bahwa Dia akan senantiasa menyertai umat-Nya hingga akhir zaman. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (16:5-11) "Jikalau Aku tidak pergi, penghibur tidak akan datang kepadamu." Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, maka hatimu berdukacita. Namun benar yang Kukatakan kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, penghibur tidak akan datang kepadamu; sebaliknya jika Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau penghibur itu datang, Ia akan menginsyafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.” Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Yesus menegaskan bahwa adalah lebih menguntungkan bagi para murid kalau Ia pergi. Hanya dengan cara demikian, Roh Kudus akan diutus kepada para murid. Roh Kudus itulah yang menginsyafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman. Itulah kuat kuasa kehadiran Allah yang membuat kita hidup sungguh-sungguh sebagai kaum pilihan Allah. Apakah kita selalu terbuka akan kehadiran dan bimbingan Roh Kudus dalam hidup keseharian kita? Doa Malam Terima kasih ya Tuhan, atas Roh Kudus-Mu yang telah Kauutus untuk hadir dalam diriku. Buatlah setiap kata dan perbuatanku senantiasa mendatangkan berkat bagi sesamaku sehingga nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#186
|
||||
|
||||
|
Rabu, 16 Mei 2012
Hari Biasa Pekan VI Paskah Cinta itu tak mengenal perpecahan, tidak menambah perselisihan --- Paus Klemens I Antifon Pembuka Aku hendak memuji Engkau, ya Tuhan, dan mewartakan nama-Mu kepada saudara-saudaraku. Alleluya. Doa Tuhan, Engkau memberikan kepadaku segala sarana untuk menjalani kehidupan ini. Buatlah agar sarana itu tidak menjadi tujuan, sebab Engkaulah yang menjadi tujuan dan harapan hidupku. Amin. Bacaan dari Kisah Para Rasul (17:15.22-18:1) "Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberikan kepada kamu." Pada waktu itu terjadilah kerusuhan di kota Berea. Maka Paulus pergi dari sana. Orang-orang yang mengiringi Paulus menemaninya sampai di kota Atena, lalu kembali dengan pesan kepada Silas dan Timotius, supaya mereka selekas mungkin menyusul Paulus. Di Atena Paulus pergi berdiri di atas Aeropagus dan berkata, “Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu. Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia. Ia juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup, nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. Dari satu orang saja Allah telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi, dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka serta batas-batas kediaman mereka. Maksudnya supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah serta menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah dikatakan juga oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.” Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberikan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua orang harus bertobat. Karena Allah telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia dengan perantaraan seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan orang itu dari antara orang mati.” Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata, “Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu.” Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka. Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan Paulus dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Aeropagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka. Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan Ref. Surga dan bumi penuh dengan kemuliaan-Mu. Ayat. (Mzm 148:1-2.11-12b.12c-14a.14bcd) 1. Pujilah Tuhan di surga, pujilah Dia di tempat tinggi! Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya, pujilah Dia, hai segala tentara-Nya! 2. Pujilah Tuhan, hai raja-raja di bumi dan segala bangsa, pembesar-pembesar dan semua pemerintah dunia. Pujilah Tuhan, hai teruna dan anak-anak dara, orang tua dan orang muda! 3. Biarlah semuanya memuji-muji Tuhan, sebab hanya nama-Nya yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit. 4. Ia telah meninggikan tanduk umat-Nya, menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya, bagi orang Israel, umat yang dekat pada-Nya. Bait Pengantar Injil Ref. Alleluya Ayat. (Yoh 14:16) Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (16:12-15) "Roh Kebenaran akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran." Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku." Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Paulus, sejak pertobatannya, dengan setia dan berani mewartakan kabar gembira tentang Yesus Kristus. Sejak awal perutusannya ia mengkhususkan diri menginjili bangsa-bangsa asing. Di hadapan Areopagus di Athena tanpa gentar dan takut ia memberi kesaksian mengenai karya Allah sebagai Pencipta dan juga tentang kebangkitan Yesus Kristus. Meskipun ia ditolak di sana, namun beberapa orang mulai percaya dan bergabung dengan dia. Karya pewartaan Injil ataupun karya-karya baik lainnya tidak pernah berjalan tanpa hambatan. Tetapi yang pasti di balik hambatan itu selalu ada rahmat Allah yang tersembunyi dan yang terus menerus bekerja menghantar orang kepada keselamatan. Rahmat Allah tak pernah tinggal diam untuk membangun Kerajaan Allah di tengah dunia ini, karena Roh Kudus selalu menyertai orang-orang yang bekerja untuk Tuhan. Yesus sendiri telah menyatakan pekerjaan Roh Kudus kepada para murid-Nya, yaitu akan memimpin mereka kepada seluruh kebenaran, memberitakan hal-hal yang akan datang, dan memuliakan Allah. Melalui pekerjaan Roh Kudus ini Yesus Kristus tetap menyertai para murid-Nya, agar mereka sanggup memperbaiki hidup manusia dari kesalahan kepada kebenaran, membangun harapan untuk masa depan dan juga sanggup memuliakan Allah dalam hidup setiap hari. Ada banyak peristiwa dalam dunia ini yang membuat umat manusia sering merasa seperti tertimpa beban berat, namun bila Roh Kudus selalu diandalkan, Roh itu akan memimpin umat-Nya kepada kebenaran, memberi harapan akan masa datang, dan berkobar hatinya untuk selalu memuliakan nama Tuhan. Ya Tuhan, syukur atas Roh Kebenaran, yang Engkau curahkan atas diriku. Ajarilah aku untuk selalu mengandalkan Dia dalam karyaku setiap hari. Amin. Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#187
|
||||
|
||||
|
Kamis, 17 Mei 2012
Hari Raya Kenaikan Tuhan “Peristiwa kenaikan ke surga yang sekaligus historis dan transenden merupakan peralihan” (Katekismus Gereja Katolik, 660) Antifon Pembuka (Kis 1:11) Hai orang-orang Galilea, mengapa takjub memandang ke langit? Yesus telah diangkat ke surga dari tengah-tengahmu. Tetapi Ia akan datang kembali sebagaimana kamu melihat Dia pergi ke surga. Doa Allah Bapa yang Mahakuasa, kami bergembira dan bersyukur kepada-Mu, karena dengan kenaikan Putera-Mu ke surga Engkau meninggikan martabat kami. Sebagai kepala kami Ia telah mendahului mencapai kemuliaan. Maka dibangkitkan-Nyalah pada kami, anggota-anggota Tubuh-Nya, harapan yang mantap. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa. Amin. Kisah Kenaikan Tuhan dalam Kisah Para Rasul mengawali sejarah berkembangnya Gereja dalam melaksanakan tugas perutusan yang dipercayakan oleh Kristus, di bawah bimbingan dan kuasa Roh Kudus (Kis 1:8). Hari Raya Kenaikan Tuhan mengajak kita untuk menyadari diri sebagai (warga) Gereja yang terus-menerus dituntut untuk mendewasakan diri agar mampu melaksanakan tugas perutusan kita, menegakkan Kerajaan Allah di dunia ini. Pendewasaan diri itu terjadi tidak dengan terus-menerus bermimpi dengan sekadar "berdiri melihat ke langit" (Kis 1:11), tetapi dengan menghadapi tantangan-tantangan kehidupan ini, tempat di mana seharusnya Allah meraja. Bacaan dari Kisah Para Rasul (1:1-11) "Mereka melihat Dia terangkat ke surga." Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberikan perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. Kepada mereka Ia menampakkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. Pada suatu ketika, waktu makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, sebab beginilah kata-Nya – “telah kamu dengar dari pada-Ku, Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ, “Tuhan, pada masa inikah Engkau mau memulihkan kerajaan bagi Israel?” Jawab-Nya, “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, kamu akan menerima kuasa, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi. Sesudah mengatakan demikian, terangkatlah Yesus disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Yesus naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka. Kedua orang itu berkata kepada mereka, “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus yang terangkat ke surga meninggalkan kamu ini akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga.” Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = a, 4/4, PS 825 Ref. Allah telah naik, diiringi sorak-sorai. Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Ayat. (Mzm 47:2-3.6-7.8-9; Ul:6) 1. Hai segala bangsa, bertepuk-tanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak sorai! Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja Agung atas seluruh bumi. 2. Allah telah naik diiringi sorak-sorai. Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah! Kidungkanlah mazmur bagi Raja kita, kidungkan mazmur! 3. Sebab Allah adalah Raja atas seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa, di atas takhta-Nya yang kudus Ia bersemayam. Inti dari kenaikan Tuhan adalah perpisahan yang meninggalkan berkat dan rasa sukacita yang meliputi semua murid. Sukacita karena Tuhan Yesus bukan pergi tidak kembali untuk meninggalkan murid-murid-Nya, melainkan pergi untuk mengutus Roh Kudus. Hari Raya Kenaikan Tuhan menjadi relevan dan berarti kalau kita percaya bahwa Tuhan Yesus telah naik ke surga dan mengirimkan Roh Kudus yang membimbing kita. Kita patut bersyukur karena dengan datangnya Roh Kudus maka Gereja akan selalu diingatkan oleh Yesus agar berjalan dalam kehendaknya. Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus (1:17-23) "Allah mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya dalam surga." Saudara-saudara, kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang maha mulia, aku memohon supaya Ia memberi kamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar, supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya; yaitu betapa kaya kemuliaan yang dijanjikan-Nya untuk diwarisi oleh orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasanya bagi kita yang percaya. Kekuatan itu sesuai dengan daya kuasa Allah, yang bekerja dalam Kristus, yakni kuasa yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan Allah dalam surga. Di situ Kristus jauh lebih tinggi dari segala pemerintahan dan penguasa, kekuasaan dan kerajaan serta tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini melainkan juga di dunia yang akan datang. Segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan Allah kepada jemaat sebagai kepala dari segala yang ada. Jemaat itulah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Diri-Nya, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Bait Pengantar Injil, do = g, gregorian, PS 959 Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Ayat. (Mat 28:19.20) Pergilah dan ajarlah semua bangsa, firman Tuhan; Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman. Hari Raya Kenaikan mengenangkan puncak keyakinan iman para murid bahwa Yesus itu sungguh-sungguh manusia, yang hadir dalam kebersamaan dengan mereka. Hari Raya Kenaikan juga menjadi saat iman para murid disempurnakan dalam sebuah kesadaran baru bahwa Yesus yang mereka kenal itu sungguh-sungguh Allah. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (16:15-20) "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil." Pada suatu hari Yesus yang telah bangkit dari antara orang mati menampilkan diri kepada kesebelas murid, dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Sesudah berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Tuhan Yesus ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya. U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami. Antifon Komuni (lih. Mat 28:20) Sungguh, Aku besertamu selalu sampai akhir zaman. Alleluya.
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#188
|
||||
|
||||
|
Renungan
Kebangkitan Tuhan melimpahi kita dengan sukacita pada hari Paskah; demikian juga kenaikan-Nya ke surga membawa kegembiraan bagi kita sekarang. Kini kita memperingati dan merayakan hari, di mana kodrat rendah kita diangkat dalam Kristus mengatasi semua barisan di surga, mengatasi semua rombongan malaikat, mengatasi ketinggian semua kuasa surgawi, sampai pada takhta Bapa di surga. Kita ini dibangun berdasarkan perbuatan-perbuatan Tuhan berturut-turut, hingga keajaiban rahmat Tuhan nampak lebih besar lagi; sebab, meskipun segala hal yang kelihatan mendorong kita untuk menyatakan hormat selayaknya, sudah dilenyapkan dari pandangan kita, namun iman kita tetap teguh, harapan kita kuat dan cinta kita hangat. Inilah kekuatan yang diberikan kepada jiwa-jiwa besar, inilah terang bagi jiwa-jiwa yang sungguh setia. (Sumber: Ibadat Harian, Bacaan Ofisi Masa Paskah, Yogyakarta: Kanisius, 1982:98) ![]() LUASKAN CAKRAWALA! Rekan-rekan yang budiman! Bacaan Injil bagi Hari Raya Kenaikan Tuhan tahun ini (Mrk 16:15-20) memuat tiga unsur pokok. Yang pertama ialah perintah untuk pergi ke seluruh penjuru dunia mengumumkan Injil kepada semua ciptaan sehingga mereka yang menerimanya akan memperoleh keselamatan, tapi yang menolak akan terhukum (ay. 15-16). Kedua, para murid akan disertai tanda-tanda hebat: mampu mengusir setan, berbicara bahasa-bahasa baru, bisa memegang ular, tak mempan racun, bisa menyembuhkan dengan meletakkan tangan di atas orang sakit. Yang ketiga ialah Yesus naik ke surga dan duduk di kanan Allah. Begitulah para murid berangkat memberitakan Injil ke segala penjuru dunia diteguhkan dengan tanda-tanda yang dibekalkan kepada mereka. PENUTUPAN INJIL MARKUS Injil Markus sebenarnya berakhir pada Mrk 16:8, pada kalimat yang menceritakan bagaimana para perempuan yang tadi mendatangi makam Yesus lari ketakutan dan tidak mengatakan apa-apa kepada siapa pun sebab mereka gentar. Setelah itu ada tambahan bahwa para perempuan itu akhirnya menyampaikan kepada Petrus dkk. pesan tokoh berjubah putih yang mereka lihat di kubur. Juga dikatakan bahwa Yesus sendiri dengan para murid mengabarkan berita kudus itu (berita kebangkitan) dari Timur ke Barat. Kedua kalimat yang ditambahkan setelah ay. 8 ini disebut para ahli sebagai "penutupan pendek" dari Injil Markus. Kiranya dulu ada penyalin awal beranggapan bahwa ay. 8 terasa terpenggal dan sulit dimengerti. Masakan Injil berakhir dengan ketakutan para saksi pertama. Maka ia berusaha menjelaskan bahwa akhirnya toh mereka berani mengabarkan kepada para rasul. Para rasul sendiri kemudian memberitakan kebangkitan dengan disertai Yesus yang bangkit. Dalam terbitan modern, didapati pula ay. 9-20 yang lazim disebut sebagai "penutupan panjang". Jadi Injil Markus memiliki dua penutupan. Yang panjang menceritakan beberapa kali penampakan Yesus terangkat ke surga. Mula-mula ia menampakkan diri kepada Maria Magdalena, ay. 9-11 (mengingatkan pada Yoh 20:11-18), lalu kepada dua orang murid ketika ada dalam perjalanan ke luar kota, ay. 12-13 (berdasarkan kisah dua murid di Emaus Luk 24:13-35), dan akhirnya kepada kesebelas murid ketika sedang makan sambil mencela ketidakpercayaan mereka akan berita orang yang telah melihatnya sesudah bangkit., ay. 14 (seperti Luk 24:41 dst. ketika ia minta diberi makan agar jangan dikira jejadian atau proyeksi pikiran mereka sendiri). Sesudah itu, ay. 15-20, yang dibacakan hari ini, ia memberi penugasan memberitakan Injil ke semua makhluk (mirip dengan Kis 1:8 dan Mat 28:19), menegaskan tanda-tanda yang bisa dilakukan mereka, serta kenaikannya ke surga dan kepergian para rasul mengajar ke seluruh penjuru dunia disertai tanda-tanda tadi. Beberapa rujukan ke Injil lain di atas menunjukkan bahwa bagian penutupan ini dikarang atas dasar sumber-sumber tadi yang sebenarnya baru ditulis beberapa waktu setelah Markus sendiri. Bagaimanapun juga penutupan panjang ini termasuk Injil Markus yang diterima di Gereja. Penutupan panjang itu memberi pandangan mengenai kegiatan komunitas pengikut Yesus awal, sedangkan penutupan pendek di atas hanya dimaksud menghaluskan akhir sebuah karangan. Kedua-duanya diterima sebagai bagian Injil Markus dalam Alkitab sejak daftar kitab-kitab kanonik itu mulai stabil, yakni pada abad ke-4. Jadi tidak lagi dipersoalkan kewibawaan bagian penutupan Injil Markus. Pertanyaan kita ialah bagaimana membuat penafsiran yang sesuai dengan kenyataan bahwa teks itu berasal dari zaman setelah teks Markus sendiri selesai. Uraian berikut berusaha menjawab pertanyaan itu. MENGUMUMKAN INJIL KE "SELURUH DUNIA" DISERTAI "TANDA-TANDA"? Sebelum terangkat ke surga, Yesus meminta para murid agar pergi ke seluruh penjuru dunia mengumumkan Injil - Kabar Gembira - kepada seluruh ciptaan. Para murid diajak menemukan ruang hidup yang makin luas. Luaskan cakrawala! Itulah arti pergi ke segala penjuru dunia. Bukan hanya wilayah atau negeri jauh yang mesti dijadikan tanah misi. Jauh lebih kaya dan dapat terus disesuaikan dengan keadaan zaman, juga zaman kita. Kita didorong menemukan bentuk-bentuk baru dalam kehidupan di masyarakat, entah itu cara-cara berpikir yang baru, entah itu pendalaman rohani yang hingga kini belum amat dijelajahi. Itulah inti perintah ke segala penjuru dunia tadi. Temukan lorong-lorong baru berpikir, temukan kenyataan-kenyataan yang kini makin menggambarkan jalannya kekuatan-kekuatan yang ada dalam masyarakat Juga termasuk dalam perintah itu kesadaran baru akan martabat manusia yang sungguh yang mesti didekati para murid. Kemajuan sarana komunikasi juga tempat yang perlu didatangi menurut semangat perintah tadi. Semuanya itu perlu didekati, ditemukan - bukan dijauhi, didiamkan, apalagi dianggap tidak perlu dimengerti. Wilayah-wilayah itu masih menantikan Kabar Gembira. Tadi dalam analisis teks ditunjukkan bagian ini tidak termasuk yang disusun Markus sendiri, walaupun menjadi bagian utuh dari Injil Markus dalam bentuk kanoniknya. Dan justru di situlah nilainya. Ada pemikiran mendalam mengenai Yesus yang bangkit itu. Di situ termuat pengertian orang beriman yang membaca kembali karya Yesus di dunia ini dalam diri mereka. Untuk apa menemukan macam-macam realitas baru itu? Menurut ay. 15 itu juga, semua yang ada di situ ialah "makhluk", dengan kata lain hasil ciptaan Yang Maha Kuasa. Ciptaan, entah manusia, entah lingkungan, entah jagat batin, itulah yang berhak menerima Kabar Gembira. Kabar ini dibawakan Yesus sendiri sejak awal, yakni bahwa Allah itu Allah yang penuh perhatian dan kini makin ingin mendekat ke ciptaanNya sendiri kendati ciptaan itu boleh jadi sudah menjauh dariNya. Ia mendekat, merujukkan diri kembali dan bila ini terjadi, di situlah terbangun yang terbangun Kerajaan Allah. Maka orang diajak Yesus untuk mengarahkan diri ke kenyataan ini (itulah makna "bertobat") dan dengan demikian dapat menerima Injil tadi (Mrk 1:15). Bila wilayah-wilayah yang didatangi murid tadi ujudnya bukan hanya negeri asing, tanah baru yang kini tak ada lagi, melainkan dimensi-dimensi kehidupan baru seperti dijelaskan di atas, maka pewartaan Kabar Gembira ini juga masih tetap akan menghadirkan Yang Ilahi di sana. Pemberitaan Injil dapat dan haruslah melebarkan dimensi kehidupan sehingga ada ruang bagi Yang Ilahi di dalam pelbagai dimensi baru yang didatangi para murid. Ini namanya ikut membuat ciptaan makin dekat dengan kehendak-Nya ketika menciptakan semua: baik adanya. Tak mengherankan bila dikatakan, dalam gaya bicara waktu itu, yang percaya akan selamat sedangkan yang menolak akan kena hukuman. Tak perlu kalimat seperti itu diancamkan karena memang bukan dimaksud sebagai ancaman, melainkan sebagai jaminan bahwa bila diterima, kenyataan akan hadirnya Yang Ilahi itu akan menjadi keselamatan. Keterbelahan dunia dan masyarakat yang makin dirasakan belakangan ini menjadi tantangan bagi para murid untuk menyajikan alternatif: Kerajaan Allah sudah ada, tinggal diterima. Tentunya kita mesti pandai-pandai membahasakan dan menampilkannya dengan cara yang bisa dicerna orang sekarang. Pelbagai tanda yang menyertai para murid dalam ay. 17-18 itu gambaran yang kerap dipakai orang dulu. Tujuannya mengatakan bahwa keadaan yang kelihatannya berbahaya sebenarnya bisa diatasi. Para murid pada zaman ini diajak menemukan semangat yang sama dengan tanda-tanda yang ditulis di sana, walaupun tidak perlu sama bentuknya. Apa misalnya? Macam-macam. Salah satunya ialah tidak perlu merasa dihantui oleh risiko. Justru mereka yang berani menghadapi risiko biasanya orang yang sukses. Kemudian juga mau berusaha menyampaikan iman dengan cara yang komunikatif dan mudah diterima. Bukankah ini yang dimaksud dengan berbicara bahasa-bahasa baru? Bahkan ular, lambang penggoda licik tidak akan berhasil mengalahkan murid yang berani pergi menemukan wilayah-wilayah baru. Dan seterusnya. Racun tidak akan mencelakan lagi - bukan dimaksud murid akan belajar ilmu kebal racun. Ini keliru. Racun ialah kekuatan perusak hidup yang tak selalu kelihatan yang perlu diwaspadai dan dipunahkan dayanya. Juga penyakit, yang bila disebutkan justru menggarisbawahi harapan orang akan kesembuhan, akan pertolongan, akan perhatian. Begitulah para murid zaman kini yang mencoba mengaktualkan perintah dan memahami tanda-tanda itu akan juga melihat Yesus terangkat ke surga dan duduk di kanan Allah (ay. 19) Artinya, akan melihat Yesus mencapai kebesarannya. Dan inilah sumber kekuatan yang menyertai perjalanan menemukan pelbagai dimensi kehidupan yang baru dan mengenali tanda-tanda kekuatan kehadiran ilahi yang menyertai mereka (ay. 20) dan yang menyertai kita juga. "KEPENUHAN" KRISTUS YANG "MEMENUHI" APA SAJA (Ef 1:23) Petikan dari surat kepada umat di Efesus kali ini mensyukuri iman umat serta memohonkan terang batin agar umat semakin mengenal hadirnya Allah dalam kehidupan mereka. Ditegaskan bahwa Allah telah menunjukkan kebesaran-Nya dengan membangkitkan Kristus dan kini menganugerahinya kemuliaan sebesar-besarnya di surga. Sebagai pengikut Kristus, umat Efesus sebetulnya bersatu dengan Kristus yang mulia itu. Umat bahkan diibaratkan sebagai tubuh yang kepalanya ialah Kristus sendiri (Ef 1:23). Ditegaskan bahwa sebagai tubuh, umat menjadi "kepenuhan" sang kepala yang kini telah "memenuhi" semua dan segala sesuatu, tentunya dengan kebesaran yang diperolehnya dari Allah, Bapanya. Bagaimana memahami ungkapan "kepenuhan " dan "memenuhi" dalam ayat itu? Dengan mengimani Kristus, umat diresapi dengan kebesaran Kristus yang juga menjadi utuh dalam kehidupan umat. Kepercayaan menjadi betul ada isinya. Inilah makna "kepenuhan". Namun pembaca di Efesus dulu pun kiranya juga sadar bahwa perlu berpijak pada kenyataan hidup di bumi dengan pelbagai keterbatasannya. Menyadari diri sebagai kepenuhan Kristus yang mulia tadi bukan ajakan agar merasa jaya terhadap dunia sekeliling, melainkan memahami kehidupan sendiri sebagai anugerah dari Atas sana. Inilah kebesaran Kristus yang hidup dalam umat. Mengakui serta menerima diri sebagai pemberian ilahi, itulah iman yang sejati. Inilah yang membuat Kristus menjadi penuh berisi. Ia bukan hanya tokoh besar yang dulu pernah hidup di satu tempat di dunia ini, bukan sekadar pernyataan ajaran kepercayaan, melainkan yang bisa menggerakkan kehidupan sehari-hari pula. Iman jadi bagian hidup bersama. Bagaimana dengan keadaan umat yang hidup dalam masyarakat majemuk, baik dalam kepercayaan, agama, maupun alam pikiran yang bermacam-macam? Itu juga keadaan umat di Efesus. Itu juga keadaan umat di Indonesia. Sebenarnya begitu pula di mana-mana. Kenyataan ini juga diolah dalam petikan kali ini. Tadi dikatakan umat menjadi kepenuhan dari Kristus yang "memenuhi" segalanya. Umat Efesus dan kaum beriman di mana saja dibesarkan hatinya agar belajar melihat keanekaragaman dalam masyarakat bukan sebagai keadaan yang mengancam, melainkan sebagai yang mengungkapkan yang sudah ada dalam diri mereka. Keberanian pandangan ini kiranya dapat memperkaya umat zaman sekarang pula. Tetapi bila demikian umat akan mudah terombang-ambing kekuatan-kekuatan masyarakat? Tidak begitu bila umat sendiri memang membiarkan diri diresapi oleh Kristus sampai penuh. Bahkan dengan demikian umat akan mengenal bagaimana Kristus yang telah memenuhi apa saja itu ada di sekitar! Inilah berita gembira bagi semua! Gagasan dalam petikan surat Efesus ini dapat menjadi dasar teologi budaya yang amat aktual. BERSAKSI Dalam bacaan pertama (Kis 1:1-11) dikisahkan peristiwa kenaikan Yesus ke surga. Di situ disebutkan dua orang yang berpakaian putih berkata kepada murid-murid bahwa Yesus akan datang kembali dengan cara seperti yang mereka lihat ketika ia naik ke surga. Maksudnya, dia yang kini telah memasuki dunia ilahi itu satu ketika nanti akan datang kembali dengan cara yang sama. Dan tenggang waktu antara kenaikan dan kedatangannya kembali ialah zaman kita belajar mengenali kehadirannya dan mengakuinya, atau menurut Injil Matius, ikut "menyembahnya" dan mempersaksikannya. Dengan demikian semakin banyak orang mengerti apa itu dan bagaimana keilahian bisa menyertai manusia di dunia. Upaya ini dapat akan lambat laun menjadi kenyataan apa itu "ia datang kembali". Bisa dikatakan bahwa kedatangannya kembali itu sejalan dengan pengertian manusia akan kehadirannya. Tugas para murid ialah mewartakan kehadiran ini dan membuat banyak orang memahami serta menghormati kehadiran ini. Dalam banyak hal boleh dikatakan bahwa kita yang percaya akan dia ikut membuatnya datang kembali dengan cara sama seperti para murid dulu melihat ia terangkat ke surga dan menerima pengutusan darinya. Salam hangat, A. Gianto
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#189
|
||||
|
||||
|
Jumat, 18 Mei 2012
Hari Biasa Pekan VI Paskah -- Novena Roh Kudus hari pertama Ya Maria, engkau memeluk dengan kasih sayang keibuan seorang pendosa yang dipandang sebelah mata oleh seluruh dunia ---- St Bonaventura Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Doa Penerangan Roh Kudus PS 147 Ya Bapa, utuslah Roh Kudus memenuhi hati umat-Mu, dan menyalakan di dalamnya api cinta-Mu. P. Utuslah Roh-Mu, maka semuanya akan dicipta kembali. U. Dan Engkau akan membaharui muka bumi. Marilah kita berdoa (hening). Ya Allah, Engkau telah mengajar hati umat-Mu dengan penerangan Roh Kudus. Berilah supaya berkat Roh yang kudus ini kami senantiasa berpikir benar, bertindak bijaksana, serta selalu bergembira karena penghiburan-Nya. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin. Antifon Pembuka (lih. Why 5:9-10) Tuhan, Engkau menebus kami dengan darah-Mu dari tiap suku, bahasa, rakyat dan bangsa, dan Engkau telah menjadikan kami raja dan imam bagi Allah. Alleluya. Doa Pagi Ya Allah, segala peristiwa hidupku hari ini kupersembahkan bagi para pewarta sabda-Mu di mana pun mereka berada. Semoga segala kesulitan yang mereka hadapi menjadi tantangan untuk tetap maju dan berjuang demi kemuliaan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin. Allah mengenal segala tipu muslihat manusia yang ingin mencelakakan hamba-Nya. Namun, Allah mampu meluputkannya. Adegan Paulus yang diadukan oleh orang-orang Yahudi kepada Galio adalah tanda bahwa kehendak Allah berkuasa atas Paulus daripada kehendak orang-orang Yahudi. Bacaan dari Kisah Para Rasul (18:9-18) "Banyak umat-Ku di kota ini!" Ketika Paulus ada di kota Korintus, Tuhan berfirman kepadanya pada suatu malam di dalam suatu penglihatan, “Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorang pun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini.” Maka tinggallah Paulus di situ selama satu tahun enam bulan, dan ia mengajarkan firman Allah di tengah-tengah mereka. Akan tetapi setelah Galio menjadi gubernur di propinsi Akhaya, bangkitlah orang-orang Yahudi bersama-sama melawan Paulus. Mereka membawa dia ke depan pengadilan. Kata mereka, “Ia ini berusaha meyakinkan orang untuk beribadah kepada Allah dengan jalan yang bertentangan dengan hukum.” Ketika Paulus hendak memulai berbicara, berkatalah Galio kepada orang-orang Yahudi itu, “Hai orang-orang Yahudi, sekiranya dakwaanmu mengenai suatu pelanggaran atau kejahatan, sudahlah sepatutnya aku menerima perkaramu. Tetapi dalam hal ini adalah perselisihan tentang perkataan, nama, atau hukum yang berlaku di antara kamu, maka hendaklah kamu sendiri mengurusnya; aku tidak rela menjadi hakim atas perkara yang demikian.” Lalu Galio mengusir mereka dari ruang pengadilan. Maka semua orang menyerbu Sostenes, kepala rumah ibadat, lalu memukulinya di depan pengadilan itu; tetapi Galio sama sekali tidak menghiraukan hal itu. Paulus tinggal beberapa hari lagi di Korintus. Lalu ia minta diri kepada saudara-saudara di situ, dan berlayar ke Siria, sesudah ia mencukur rambutnya di Kengkrea, karena ia telah bernazar. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = a, 4/4, PS 825 Ref. Allah telah naik, diiringi sorak-sorai. Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Ayat. (Mzm 47:2-3.4-5.6-7) 1. Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja agung atas seluruh bumi. 2. Ia menaklukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasa kita, Ia menundukkan suku-suku bangsa ke bawah telapak kaki kita; Ia memilih bagi kita tanah pusaka kita, kebanggan Yakub yang dikasihi-Nya. 3. Allah telah naik diiringi sorak-sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah! Kidungkanlah mazmur bagi Raja kita, kidungkan mazmur! Bait Pengantar Injil, do = g, gregorian, PS 959 Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Ayat. Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya. Kebahagiaan dan sukacita kekal adalah janji Yesus bagi murid-murid-Nya. Bila saat itu tiba, mereka lupa akan segala penderitaan yang pernah mereka alami di dunia. Yesus minta agar mereka tetap bertahan dalam iman. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (16:20-23a) "Tidak ada seorang pun yang dapat mendapat kegembiraanmu itu daripadamu." Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia. Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira, dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa pada-Ku. Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Tiada sukses tanpa bekerja. Tiada mahkota tanpa salib. Tiada kebahagiaan tanpa derita. Tuhan Yesus mengingatkan kita, para murid-Nya bahwa kita akan mengalami banyak penderitaan dan kesulitan dalam hidup mereka. Namun, bila kita bertekun dan bersabar dalam menanggung semuanya itu, justru sukacita dan kegembiraan besar akan kita alami. Bagaimana selama ini? Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus PS 93 Datanglah, ya Roh Hikmat, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi; dan semoga kami Kaulepaskan dari belenggu dosa dunia ini. Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari. Datanglah, ya Roh Nasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini; semoga kami selalu melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat. Datanglah, ya Roh Keperkasaan, kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kaukuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami. Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu. Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu; dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami. Datanglah, ya Roh takut akan Allah, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu di manapun kami berada; tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu. Bapa Kami Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Doa Penutup PS 92 Allah, pokok keselamatan kami, karena kebangkitan Kristus kami lahir kembali dalam pembaptisan dan menjalani hidup baru. Arahkanlah hati kami kepada Kristus yang kini duduk di sebelah kanan-Mu. Semoga Roh-Mu menjaga hidup kami sampai Penyelamat kami datang dalam kemuliaan. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus, Amin. Doa Malam Tuhan, jalan-Mu adalah jalan salib. Agar sampai kepada-Mu aku membutuhkan rahmat-Mu. Oleh karena itu, berkatilah aku, ya Tuhan, agar aku tak sesat jalan karena nikmat dunia seringkali lebih memikat. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#190
|
||||
|
||||
|
Sabtu, 19 Mei 2012
Hari Biasa Pekan VI Paskah -- Novena Roh Kudus hari kedua “Roh Kudus adalah nama Dia yang kita sembah dan kita muliakan bersama Bapa dan Putra” (Katekismus Gereja Katolik, 691) Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Doa Penerangan Roh Kudus PS 94 Allah Bapa yang mahakudus, kami bersyukur kepada-Mu karena Roh Kudus yang telah Kaucurahkan ke dalam hati kami. Kehadiran-Nya dalam hati kami telah membuat kami menjadi bait kehadiran-Mu sendiri, dan bersama Dia pula kami telah Kaulahirkan kembali menjadi anak-anak-Mu. Dialah penghibur dan penolong yang Kauutus dalam nama Kristus. Dialah Roh Kebenaran yang memimpin kami kepada seluruh kebenaran. Semoga Dia mengajarkan segala sesuatu kepada kami dan mengingatkan kami akan firman yang telah dikatakan oleh Yesus, agar kami selalu dituntun oleh firman-Nya. Melalui Roh Kudus-Mu ini sudilah Engkau membimbing Gereja-Mu, para pemimpin dan pembantu-pembantunya, dan berilah mereka kebijaksanaan yang sejati. Semoga karena bimbingan-Nya kami semua boleh menikmati buah-buah Roh: kasih, suka-cita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebajikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Melalui Roh Kudus-Mu pula sudilah Engkau membimbing umat-Mu untuk peka dan setia kepada kehendak-Mu, untuk tetap tabah dalam penderitaan, berani menjadi saksi Putra-Mu, berani menjadi pelayan sesama, dan menjadi terang serta garam dunia. Semoga Roh Kudus selalu memimpin kami dengan lembut dan ramah, menuntun kami dengan cermat dan teguh; semoga Ia menjadi daya ilahi di dalam kehidupan beriman dan bermasyarakat, dan menghantar kami masuk ke dalam kemuliaan surgawi untuk berbahagia abadi bersama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Antifon Pembuka (lih. 1Petr 2:9) Hai umat milik Tuhan, wartakanlah kebijaksanaan Tuhan, yang telah memanggil kalian dari kegelapan masuk ke dalam cahaya-Nya yang menakjubkan. Alleluya. Doa Pagi Allah Bapa yang penuh kasih, sumber harapan. Berikanlah kami umat-Mu pengharapan yang teguh, sehingga kami juga menjadi utusan harapan bagi orang lain. Dengan terang Roh Kudus-Mu, semoga kuasa-Mu senantiasa mendorong dan menyemangati kami untuk dengan tekun berbagi harapan dengan sesama kami, terlebih yang miskin dan menderita. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin Tuhan mengabulkan doa Priskila dan Akwila yang meminta agar murid-murid Tuhan di Akhaya menerima Apolos. Ia adalah seorang pemberani dalam mengajarkan nama Yesus. Bacaan dari Kisah Para Rasul (18:23-28) "Apolos membuktikan dari Kitab Suci, bahwa Yesus adalah Mesias." Paulus meninggalkan Korintus dan kembali ke Antiokhia di Siria. Setelah bebrapa hari lamanya tinggal di Antiokhia, ia berangkat, dan menjelajahi seluruh tanah Galatia dan Frigia untuk meneguhkan hati semua murid. Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari kota Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci. Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus; tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes. Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa Apolos ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Tuhan. Karena Apolos ingin menyeberang ke daerah Akhaya, saudara-saudara di EFesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya, Apolos oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya. Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = a, 4/4, PS 825 Ref. Allah telah naik diiringi sorak-sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Ayat. (Mzm 47:2-3.8-9.10; R: 6) 1. Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja agung atas seluruh bumi. 2. Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa, di atas takhta-Nya yang kudus Ia bersemayam. 3. Para pemimpin bangsa-bangsa berdatangan bergabung dengan umat Allah Abraham. Sebab segala perisai di atas bumi adalah milik-Nya; sangat agunglah Dia! Bait Pengantar Injil Ref. Alleluya Ayat. (Yoh 16:28) Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; kini Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi kepada Bapa Nama Yesus adalah jaminan para murid-Nya. Kata Yesus, “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.” Dalam nama-Nya, Allah akan memberikan apa yang diminta para murid-Nya. Dalam nama-Nya, ada kuasa doa. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (16:23b-28) "Bapa mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya." Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. Pada hari ini kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Kukatakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya bahwa Aku datang dari Allah. Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; kini Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi kepada Bapa.” Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Yesus mendorong para murid untuk berdoa kepada Bapa. Jangan ragu-ragu untuk meminta dalam nama Yesus. Orang yang berdoa menunjukkan penyerahan seluruh diri dan hidup mereka kepada Tuhan.Tuhan tidak pernah akan membiarkan mereka sendirian. Cinta dan kebaikan Tuhan selalu dirasakan dan dialami oleh orang-orang yang berserah diri. Itulah sukacita hidup kita sebagai seorang murid. Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus PS 93 Datanglah, ya Roh Hikmat, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi; dan semoga kami Kaulepaskan dari belenggu dosa dunia ini. Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari. Datanglah, ya Roh Nasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini; semoga kami selalu melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat. Datanglah, ya Roh Keperkasaan, kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kaukuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami. Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu. Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu; dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami. Datanglah, ya Roh takut akan Allah, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu di manapun kami berada; tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu. Bapa Kami Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Doa Penutup PS 92 Allah yang mahabijaksana, Putra-Mu menjanjikan Roh Kudus kepada para rasul dan memenuhi janji itu sesudah Ia naik ke surga. Semoga kami pun Kauanugerahi kurnia Roh Kudus. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Doa Malam Tuhan, hari sudah menjelang malam. Tinggallah bersamaku senantiasa, agar istirahatku aman terjaga. Bersama-Mu aku merasa aman dan dapat menimba kekuatan bagi perjalanan hidupku yang masih panjang, yang aku tak tahu kapan akan berakhir. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Inspirasi Make-up untuk Hari Raya | Health | |||
| JUAL cari buku INSPIRASI GAYA PASHMINA--HARI INI! | Buku | |||
| JUAL cari buku INSPIRASI GAYA PASHMINA [HARI INI!] | Buku | |||
| Renungan Hari Ini | Kristen | |||
| Renungan Hari ini | Katolik | |||