Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > HOBI > Travel, Wisata, Liburan > Domestik

Reply
 
Thread Tools
  #1  
Old 3rd May 2011
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 19,459
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default Benteng Penyu di Makassar



Quote:
KOMPAS.com — Bila berada di ketinggian, maka Fort Rotterdam akan terlihat jelas berbentuk penyu. Bisa dibayangkan, saat benteng ini masih berfungsi, dari ujung kepala penyu mata melihat langsung ke lautan lepas. Fort Rotterdam memang berada di bibir pantai. Luasnya sampai tiga hektar. Tak heran, benteng tersebut menjadi ikon dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pengunjung bisa menelusuri benteng tersebut dengan berjalan di titian pada pinggiran benteng. Perlu sekitar 30 menit untuk mengelilingi benteng itu. Dulu, para tentara Belanda berjaga-jaga di titian. Para pasukan pun berkumpul di kepala dan tangan penyu lengkap dengan persenjataan, siap menghadapi serangan musuh dari laut.

Walaupun namanya Fort Rotterdam, tapi jangan salah sangka. Benteng tersebut mulanya bernama Benteng Ujung Pandang. Ya, Kerajaan Gowa yang membuat benteng tersebut bukan Belanda. Sekitar tahun 1620, Raja Gowa membangun ulang benteng tersebut dengan batu padas. Sebelumnya, benteng tersebut dibangun dengan tanah liat.

Semua bermula dari tokoh terkenal dari sejarah kolonial Belanda, seorang Gubernur Jenderal Hindia Belanda bernama Cornelis Speelman. Pada tahun 1667, Pelabuhan Ujung Pandang berhasil ia kuasai demi kepentingan monopoli rempah-rempah. VOC ingin menyingkirkan bangsa Portugis dan Inggris dari peta perdagangan rempah-rempah di kawasan timur Nusantara.

Pahlawan nasional Sultan Hasanuddin pada tahun 1667 menandatangi perjanjian Bongaya dengan VOC. Perjanjian yang mengambarkan kekalahan Kerajaan Gowa. Hasilnya, sebagian besar benteng Kerajaan Gowa di Sulawesi Selatan pun dihancurkan Belanda. Belanda hanya menyisakan Benteng Sombaopu. Sementara itu, Benteng Ujung Pandang harus diserahkan ke Belanda.

Speelman membangun ulang Benteng Ujung Pandang dan mengganti namanya menjadi Fort Rotterdam. Fort Rotterdam adalah nama tempat kelahirannya di Belanda. Sarif, penjaga Museum Negeri La Galigo, mengatakan, Speelman membangun kembali benteng tersebut dengan konsep membentuk peradaban Eropa di bumi Makassar.
"Saat dibangun kembali, Speelman memakai gaya arsitektur gotik seperti di kampung halamannya. Di dalam benteng terdapat beberapa gedung," jelas Sarif.

Gedung-gedung tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Mulai dari kediaman gubernur VOC, Gereja Protestan, rumah sakit, asrama tentara, gudang rempah, perpustakaan, sampai kantor wali kota.

Fort Rotterdam pada masa kejayaannya ibarat kota kecil nuansa Eropa di tanah pribumi. Salah satu gedung yang unik adalah gudang rempah. Safir menceritakan, VOC sampai memerintahkan beberapa tentara untuk menjaga gudang selama 24 jam. Sedangkan di perpustakaan berfungsi juga sebagai sekolah.

"Anak-anak raja direkrut Belanda untuk belajar sejarah, budaya, dan pengobatan. Salah satu pengajarnya adalah ahli sejarah dari Inggris," cerita Safir.

Si ahli sejarah tersebut mengumpulkan teks legendaris La Galigo berupa daun lontar 600 halaman dan menerjemahkannya ke bahasa Belanda. Safir menceritakan, beberapa orang terus mencari La Galigo, salah satunya adalah Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Hindia Belanda tahun 1811. Ternyata La Galigo mencapai 1.000 halaman.

"La Galigo merupakan teks puisi berupa epos dari Sawerigading. Salah satu kisahnya adalah Sawerigading yang merantau sampai ke negeri China. La Galigo tulis dalam bahasa Bugis dan terdapat tiga unsur, yaitu linguistik, politik, dan cinta. Ini karya epos terpanjang di dunia, mengalahkan epos Mahabrata," jelasnya. Karena keunikannya ini, La Galigo masuk dalam World Heritage UNESCO di tahun 2006.

Di area Fort Rotterdam terdapat Museum La Galigo yang tidak hanya mengisahkan La Galigo, tapi juga sejarah dan budaya masyarakat Sulawesi Selatan serta sejarah perkembangan Fort Rotterdam. Kini, pemerintah tengah merevitalisasi benteng tersebut.

Pemerintah daerah dan pemerintah pusat menginginkan benteng tersebut berkondisi sama seperti pada masa kejayaannya. Salah satunya adalah dengan pembuatan parit yang mengelilingi benteng seperti dahulu kala. Selain itu, ada pula bangunan di luar benteng yang dihancurkan. Uniknya, kawasan benteng ini termasuk tempat bersejarah yang hidup hingga kini. Di akhir pekan, banyak komunitas yang melakukan kegiatan di benteng ini.
Reply With Quote
  #2  
Old 3rd May 2011
atheis's Avatar
atheis atheis is offline
Ceriwis Geek
 
Join Date: Nov 2010
Location: PIC#01
Posts: 19,459
Rep Power: 0
atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!atheis hobinya dikasih cabe!
Default

Quote:
Spoiler for pesan:

trit repost, mohon maaf n silahkan diclosed
salah kamar, silahkan di moderasi
informatif dan atau menghibur, silahkan dibaca
dan dicoment
mohon partisipasinya untuk menambahkan TAG

memberi cabe sbg apresiasi utk TS

Reply With Quote
Reply


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
JUAL KUEku@Makassar, toko kue online wilayah Makassar, Sulawesi Selatan Foodopedia Makanan & Minuman 0 23rd October 2012 10:05 AM
servis iphone makassar, servis ipad makassar, servis ipod makassar, dan jailbreak Australian Jasa Rumah Tangga 0 15th October 2012 07:02 PM
Benteng-benteng Peninggalan Islam Ulama Islam 0 18th November 2010 07:53 AM

 


All times are GMT +7. The time now is 01:13 PM.