Aktitas Jasa Suram, Sterling Tenggelam
Pound beringsut melemah terhadap dolar dan euro pada hari Kamis setelah data menunjukkan pertumbuhan aktifitas sektor jasa inggris melambat ke level terlemah dalam tiga tahun di tengah kekhawatiran atas risiko Brexit yang merebak.
Indeks Markit pada aktifitas sektor jasa turun menjadi 52,7 bulan lalu dari Januari di 55,6. Ekonom memperkirakan indeks hanya turun ke level 55,1. Ini merupakan angka terendah sejak Maret 2013. Pertumbuhan pesanan baru di sektor ini berada di laju terlemah sejak awal 2013 dan pertumbuhan lapangan kerja mencapai level terendah di dua setengah tahun.
"Tanggapan Survei mengungkapkan bahwa perusahaan mencemaskan akan tanda-tanda goyahnya permintaan, tetapi pembahasan juga diresahkan oleh kekhawatiran terhadap potensi Brexit," Chris Williamson, kata kepala ekonom Markit mengatakan.
"Luasnya perlambatan akan menjadi kejutan untuk para pembuat kebijakan dan pasti akan menjadi penantian setiap pembicaraan mengenai kenaikan suku bunga Bank of England," tambahnya.
Data survei ini menyusul hasil survei serupa pada awal minggu yang menunjukkan aktivitas sektor manufaktur Inggris merosot ke level terendah di hampir tiga tahun di bulan lalu, sementara pertumbuhan sektor konstruksi melambat ke posisi terendah 10 bulan.
GBP/USD sentuh level bawah 1,4034 sebelum kembali ke level 1,4082. Pound juga melemah terhadap euro, dengan EUR/GBP menguat ke level kenaikan 0,7745.
Indeks dolar AS, yang mencatat perdagangan greenback terhadap enam mata uang utama, stabil di dekat level tertinggi satu bulan di 98,28. Penguatan Dolar ini berkat laporan ADP pada Rabu yang menunjukkan sektor swasta AS menambahkan 214.000 lapangan pekerjaan baru di bulan lalu, melampai ekspektasi untuk peningkatan 190.000.
Sehinggam data positif ini memicu harapan bahwa laporan nonfarm payrolls pemerintah AS pada nanti Jumat akan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan yang sama kuatnya.