Wajah Buruk Kuartal Pertama AS Ekonomi Terus Berlanjut?
Diperkirakan, ekonomi AS akan mengalami kontraksi dalam tiga bulan pertama tahun ini. Laporan GDP pada Jumat, hari ini, akan menunjukkan bagaiman buruknya wajah ekonomi AS.
Departemen Perdagangan bulan lalu memperkirakan bahwa produk domestik bruto dalam bentuk barang dan jasa Amerika Serikat tumbuh hanya 0,2% pada tingkat tahunan pada kuartal pertama. Tapi sejumlah data sejak itu menunjukkan output yang jauh lebih lemah, dan Departemen itu juga akan merilis perkiraan revisi Jumat pada pukul 8:30 malam waktu setempat.
Perkiraan terbaik dalam survei ekonom yang dilakukan The Wall Street Journal adalah bahwa PDB turun pada tingkat tahunan sebesar 1% dari Januari sampai Maret. Ini akan menandai ketiga kalinya sejak resesi berakhir pada pertengahan 2009 perekonomian menyusut selama satu kuartal.
Revisi di Jumat ini kemungkinan disebabkan dua faktor utama. Angka-angka terbaru menunjukkan bahwa defisit perdagangan pada akhir kuartal satu jauh lebih luas dari perkiraan sebelumnya, karena impor melonjak sementara ekspor hanya tumbuh tipis di bulan Maret. Pada saat yang sama, belanja bisnis AS menurun pada penyedian kembali barang dari yang diperkirakan pemerintah sebelumnya.
Kuartal pertama menampilkan beberapa kemunduran yang bersifat temporer, termasuk cuaca musim dingin yang keras dan perselisihan perburuhan yang mengganggu arus barang di pelabuhan di kawasan Pantai Barat. Data terakhir menunjukkan peningkatan aktivitas dan terus penerimaan kerja stabil pada kuartal kedua.
Sebagian besar ekonom percaya perekonomian akan rebound pada musim semi dan musim panas sebanyak tahun lalu, ketika ekonomi mengalami kontraksi pada laju 2,1% pada kuartal pertama, tetapi meningkat 4,6% dan 5% di periode berikutnya.