Prospek suku bunga the Fed support dolar
Dolar diperdagangkan menguat terhadap mata uang major dihari ini menyusul komentar Janet Yellen yang mendesak kebijakan pengetatan yang sepertinya mendukung kenaikan suku bunga.
Diperdagangkan terhadap yen, dolar mencapai 121,79 mendekati level tertingginya dalam delapan tahun terakhir, diatas 122,04. Sekarang pergerakan dolar lebih dominan didorong pasar. Yellen dengan tegas menyatakan bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga sehingga para investor mulai putar otak, mata uang mana yang harus dijual.
Dalam pidato Jumat nanti, pasar memperkirakan Yellen akan kembali mempertegas pernyataan sebelumnya, tentang niatan bank sentral menaikkan suku bunga ditahun ini. Sebelumnya beliau juga mengatakan bahwa melunaknya data ekonomi akhir-akhir ini lebih dikarenakan faktor-faktor transisi seperti badai musim dingin dan sengketa buruh dipelabuhan Pantai Barat.
Beberapa analis meyakini suku bunga akan dinaikkan pada periode September nanti. Meski begitu Yellen juga mengingatkan bahwa data yang akan rilis beberapa minggu kedepan akan sangat vital dalam menentukan proses penerapan kebijakan pengetatan.
Wakil ketua the Fed Stanley Fischer mengatakan proses mengembalikan suku bunga kelevel normalnya akan membutuhkan waktu beberapa tahun. Sementara Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan masih berpeluang mencapai stabilitas lebih awal berkat kebijakan ultra ketat.
ECB yang masih dihantui permasalahan Yunani berkomitmen untuk membuat euro tetap lemah terhadap dolar. Terakhir kali, euro dikutip turun 0,3% pada $1,0944. Euro juga melemah terhadap yen pada 133,33.