Profit taking, dolar ambrug
Dolar kembali terperosok terhadap yen pada perdagangan Asia dipengaruhi oleh aksi profit taking dan aksi jual dolar oleh eksportir Jepang seteah sebelumnya dolar melesat kelevel tertinggi dalam dua bulan terakhir.
Terakhir kali, dolar berada pada level 121,06 yen. Kenaikan dolar beberapa hari terakhir ini telah menggelitik eksportir Jepang untuk menjual dolar dengan alasan semakin dekatnya waktu pembayaran berbagai transaksi.
Disamping itu, rilisan hasil rapat the Fed di April lalu menunjukkan beberapa pejabat bank sentral ragu akan adanya realisasi kenaikan suku bunga dipertengahan tahun ini. Alasan ini pula yang membuat banyak investor memalingkan pehatiannya pada data ekonomi AS yang akan rilis minggu ini, diantaranya jobless claim dan prospek bisnis Fed Philadelphia.
Seaindainya data AS yang akan rilis nanti ternyata baik, maka ada kemungkinan dolar akan meneruskan penguatannya. Dari Eropa, euro berhasil menguat $1,1118 dan berada pada 134,62 terhadap yen.