Langkah OPEC Hambat Pasar Eropa, Dolar Menguat
Minyak dunia semakin memperpanjang penurunan terbaru nya pada hari Jumat, menghantarkan pasar saham dan mata uang yang terkait melemah, setelah OPEC memutuskan untuk menahan diri dari memangkas produksi meskipun pasokan melimpah.
Minyak mentah Brent menyentuh level bawah $71,12 per barel setelah ditutup di terendah empat tahun pada hari Kamis, ketika Arab Saudi memblok permintaan dari anggota kartel miskin untuk memangkas produksi guna membendung penurunan harga minyak global.
Minyak mentah Brent bangkit dari level terendahnya dan diperdagangkan 0,8 persen di harga $72,00, dan siap mencatat penurunan lebih dari 16 persen untuk November. Minyak mentah AS terakhir turun 6,7 persen pada harga $68,78.
Saham migas Eropa turun 4,7 persen, membatasi indeks FTSEurofirst 300, yang jatuh 0,5 persen ke level 1.386,17 dan terlihat akan menghentikan kenaikan selama lima hari berturut-turut.
Safe haven dolar menguat terhadap saham yang berhubungan dengan komoditas dan juga euro serta yen. Meskipun harga minyak yang lebih rendah membantu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, merusak upaya di Jepang dan zona euro untuk menghindari deflasi.
Dolar menguat sekitar 0,5 persen terhadap yen ke level ¥118,22, sementara euro merangsek turun sekitar 0,2 persen diperdagangkan pada level $1,2438.