Merujuk Data, Konsumen AS Royal Memasuki Musim Liburan
Hampir semua perusahaan ritel AS melaporkan angka penjualan yang menakjubkan di Oktober, sebuah sinyalemen konsumen AS dengan semangat berbelanja dan dapat memabntu pertumbuhan ekonomi. Data lain di Jumat menunjukkan sentimen konsumen meningkat ke level tertinggi tujuh tahun pada bulan ini, juga positif untuk outlook belanja setelah negara mendekati periode musim belanja liburan yang lazim terlihat.
Sebuah parameter penjualan ritel utama, yang mencakup sekitar sepertiga belanja konsumen, kembali beranjak dari hasil yang kurang menggairahkan di September, terangkat oleh penerimaan yang lebih besar untuk pakaian dan peralatan olah raga.
Ekonom mengatakan bahwa penguatan fundamental yang terlihat bahkan di saat harga bahan bakar menurun menahan kenaikan di penjualan secara keseluruhan menjadi hanya 0,3 persen. Penjualan di pompa bensin menurun 1,5 persen.
Data utama yang tidak termasuk elemen yang tidak stabil seperti bahan bakar, otomotif, material bangunan dan jasa makanan mencatat kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan 0,5 persen. Kenaikan ini mendongkrak pandangan bahwa konsumen AS siap menajalni peran yang lebih besar dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi saat ini.
Data lainnya menunjukkan pertumbuhan oasar tenaga kerja dan turunnya harga BBM mangangkat semangat konsumen di awal November. Indeks sentimen konsumen Thomson Reuters/University of Michigan meningkat ke angka 89,4, level teertingginya sejak Juli 2007.
Namun, komponen indeks lainnya menunjukkan ekspektasi inflasi jangka panjang warga AS justru menurun, satu potensi kekhawatiran perkembangan bagi para pejabat Federal Reserve yang akan bertindak tidak biasa terhadap penurunan inflasi yang kebih tinggi.
Secara terpisah, data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan harga impor turun 1,3 persen di September, setelah turunnya harga minyak dan penguatan dollar membuat harga sedikit mahal bagi warga AS untuk membeli produk impor.
Perlambatan pertumbuhan ekonomi di luar AS telah mendorong penurunan harga minyak dalam beberapa bulan belakangan ini.