Dudley: Penurunan tenaga kerja terutama karena keputusasaan
Presiden Federal Reserve Bank New York William Dudley pada Rabu mengatakan bahwa sekitar beberapa persentase poin penurunan tingkat partisipan tenaga kerja AS berhubungan dengan keputusasaan pekerja yang meninggalkan angkatan kerja.
Pernyataan Mr Dudley menunjukkan penurunan cepat dalam tingkat pengangguran yang terlihat akhir-akhir ini cenderung melebih-lebihkan alamiah pertumbuhan di pasar kerja, dan menuju ke sektor tenaga kerja di mana penurunan masih cukup besar.
Obesrvasi beliau ini di sebuah briefing mengenai kondisi tenaga kerja regional di kantornya. Beliau mengatakan penurunan kuat pada tingkat partisipasi tenaga kerja telah terlihat dalam beberapa tahun belakangan ini. Para ekonom dan pejabat bank sama-sama meperdebatkan alasan penurunan ini: apakah berhubungan pada pensiunnya geneari ‘baby boom’, atau karena para pekerja yang terimbas dampak ‘Resesi Besar’, hanya berhenti mencari pekerjaan?
Pandangan Dudley muncul untuk menunjukkan kepercayaannya bahwa tingkat partisipasi tenaga kerja AS dapat rebound. Namun beliau menerima itu bahwa karena masalah demografi terkait dengan pensiunan besar-besaran, "tren jangka panjang menuurn" untuk partisipasi angkatan kerja. dikatakan, "banyak ketidakpastian" menganai apa yang tenga terjadi dengan siapa yang bekerja, siapa yang mencari pekerjaan dan siapa yang tidak, Dudley mengimbuhkan.
Dalam pernyataan resmi Dudley, beliau mengatakan bahwa ketika penerimaan terjadi, New York telah melampaui kinerja nasinall secara menyeluruh. Dudley sangat-sangat menghindar dari isu-isu kebijakan moneter dalam sambutannya.
"New York City telah mengalami pemulihan yang kuat," kata Dudley. "Pada bulan April, hampir lima tahun sejak akhir resesi, negara telah pulih hampir semua pekerjaan yang hilang. Sebaliknya, New York City mencapai tonggak ini lebih dari dua tahun yang lalu."
Rebound ini telah terjadi "meskipun tidak adanya pemulihan yang signifikan dalam pekerjaan di Wall Street," Dudley mengatakan.