View Single Post
  #14  
Old 15th September 2010
hafi's Avatar
hafi hafi is offline
Newbie
 
Join Date: Sep 2010
Posts: 18
Rep Power: 0
hafi mempunyai hidup yang Normal
Default

Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief (2010)





Story: Sebagai remaja pengidap Disleksia dan ADHD Percy Jackson memang bukanlah seperti remaja kebanyakan. Namun yang membuatnya benar2 berbeda dari remaja lain adalah kenyataan bahwa Percy adalah seorang demigod, putra dari sang dewa penguasa lautan, Poseidon (Kevin McKidd). Kenyataan ini jelas membuatnya terkejut bukan main, apalagi disaat bersamaan ia ternyata dituduh menjadi tersangka utama atas hilangnya petir Asali milik Zeus.

Merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan kepadanya, Percy pun bertekad untuk menemukan sang pencuri asli. Bersama dua sahabatnya, Grover (Brandon T. Jackson), seorang satyr kocak dan Annabeth (Alexandra Daddario), seorang demigod yang juga putri Athena, Percy bertualang ke berbagai tempat di Amerika untuk mengembalikan petir Asali secepatnya kepada pemiliknya sebalum semuanya terlambat.


Review: Setelah sempat 'babak belur' di film terakhirnya, I Love You, Beth Cooper, Chris Columbus tampaknya tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama di film terbarunya ini. Ya, Kali ini dalam Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief, Columbus sudah kembali ke 'habitat' aslinya, yaitu film keluarga. Seperti yang sudah banyak diketahui Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief adalah sebuah film fantasi petualangan yang diangkat dari novel laris berjudul sama buah pena Rick Riodian.

Tidak mudah memang membuat film yang diangkat dari novel, apalagi novel tersebut adalah novel laris yang memiliki fanbase fanatik cukup banyak yang juga pasti mengharapkan versi layar lebarnya agar dapat sesetia mungkin dengan versi novelnya. Beberapa yang berhasil dan sukses secara komerisial, seperti saga Harry Potter dan The Chronicles of Narnia, tapi jika tidak berhati hati bukan tidak mungkin akan bernasib sial seperti yang ditunjukan Golden Compass dan Eragon. Namun setidaknya dengan track record Columbus yang pernah sukses menggarap dua seri awal franchise Harry Potter, Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief tampaknya sudah berada ditangan yang tepat. Walaupun harus diakui mungkin karisma seorang demigod Percy Jackson tidaklah se magical pesona "the boy who lived" Harry Potter.

Dengan plot yang terbilang cepat, Columbus berhasil membuat kisah modifikasi-modern dari salah satu mitologi populer Yunani ini menjadi sangat enjoyable dan menghibur untuk ditonton, khususnya bagi yang belum pernah membaca novelnya. Adegan2 aksi menegangkan yang dibalut dengan humor2 ringan berpadu dengan cukup baik dan seimbang. Hal2 tersebut juga masih ditunjang dengan penggunaan spesial efek yang mumpuni yang berhasil menjadikan film berdurasi 118 menit ini menjadi lebih keren dan menarik. Namun beberapa kelemahan mendasar seperti akting yang buruk dari para pemain mudanya, khususnya Logan Lerman bisa dibilang menjadi krikil tajam dalam film ini. Ya, walaupun bisa dibilang Columbus sukses menampilkan kesegaran dalam wajah2 para pemain mudanya, namun jam terbang yang masih rendah ternyata bisa menjadi kendala yang sedikit menganggu. Untung saja hadirnya para aktor2 senior yang meski hadir sebentar namun setidaknya mampu menjadi hiburan tersendiri, seperti kehadiran Uma Thurman sebagai Medusa, Sean Bean sebagai Zeus, dan terutama Rosario Dawson dan Steve Coogan sebagai pasangan disfungsional, Persephone dan Hades.

Overall, Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief memang tidak akan sefenomenal Harry Potter series, namun setidaknya Columbus sekali lagi berhasil mampu menghadirkan adaptasi novel laris dengan lumayan baik sehingga mampu menjadikan film ini menjadi sebuah film keluraga yang ringan dan menghibur, setidaknya bagi anak2 dan para remaja.


7,2/10
Reply With Quote