
3rd October 2012
|
 |
Member Aktif
|
|
Join Date: Oct 2012
Posts: 178
Rep Power: 0
|
|
Tempat2 keren untuk memacu Adrenalin di Sukabumi
[/quote]
Quote:
Ingin punya hidup yang jauh dari depresi? Praktisi psikologi pasti akan menganjurkan untuk melakukan kegiatan yang memacu adrenalin. Untuk warga Jakarta, agan bisa menemukan banyak objek wisata yang menawarkan adrenaline rush ini di Sukabumi. Ada apa saja, ya? So cekidot 
|
Quote:
1. Menggantungkan nyawa di seutas tali di Gua Buniayu
Saat ini sudah ada beberapa penyelenggara wisata yang mengajak agan menjelajah gua-gua di pulau Jawa, salah satu yang paling indah adalah Buniayu, Sukabumi. Gua Buniayu memiliki pemandangan yang cukup spektakuler. Ada stalagtit dan stalagmit yang menjulang bagai raksasa, serta sungai bawah tanah yang mengalir di kegelapan. Menyusuri Buniayu, harus memakai helm penambang yang dilengkapi senter, kita serasa sedang berada di planet lain. Sebuah planet batu yang primitif sekaligus megah.
[/spoiler]
Spoiler for open this:
for buniayu:
Spoiler for open this:
for rapelling:
Pemacu adrenalin utama dari caving di Buniayu adalah saat kita masuk melalui pintu “gua Kerek”. Gua Kerek adalah sebuah lubang yang memiliki jarak 30 meter dari dasar Buniayu. Untuk memasukinya, kita turun pelan-pelan menggunakan tali. Saat inilah, insting survival kita mengaktifkan diri, membuat darah bergerak lebih cepat dan indra kita lebih sensitif. Setelah selesai sampai di bawah, kita akan merasa sebagai orang yang jauh lebih kuat dan lebih besar. Selama proses menuruni gua Kerek, pun kita akan mendapatkan hasil foto-foto yang mengagumkan, dengan sumber cahaya berasal dari matahari di luar dan latar belakang gua yang hitam.
Untuk dapat melakukan grappling (menuruni gua dengan tali) ini, agan harus mengikuti latihan beberapa kali atau menunjukkan kemampuanmu jika sudah bisa grapple kepada penyelenggara tur. Setelah yakin agan akan menuruni gua dengan aman, barulah penyelenggara akan mengizinkanmu masuk melalui gua Kerek. Untuk mereka yang tidak lulus “seleksi” akan masuk melalui gua Angin yang pintu masuknya horizontal. Untuk tur Buniayu plus sewa peralatan, kamu harus menyiapkan sekitar Rp. 550.000-750.000/orang.
|
Quote:
Spoiler for open this:
for rafting:
Kunci dari rafting adalah always go to the next level. Kalau agan masih belum jago, agan akan mendapatkan jalur yang arusnya cukup jinak dengan jatuhan yang belum heboh. Tetapi setelah agan mulai familiar dengan teknik-tekniknya, kamu bisa meminta kepada penyelenggara untuk diberikan lokasi yang lebih menantang. Di level yang lebih susah, kemungkinan perahu terbalik lebih besar. Bagi mereka yang sudah jago, pontang-panting menaklukkan alam ini akan menjadi moment yang sangat menyenangkan. Yang penting, safety first. Wear condom
Biaya untuk rafting tergantung dengan tingkat tantangan arus dan banyaknya “turun ke air” yang kamu mau (soalnya, di beberapa penyelenggara, kamu bisa menginap di lokasi dan rafting kembali keesokan harinya). Untuk sekali rafting kamu harus merogoh kocek sekitar Rp. 200.000.
|
Quote:
Spoiler for open this:
for PR:
Spoiler for open this:
for Pantai Cimaja:
Spoiler for open this:
for surving di cimaja:
Bagi agan yang sudah cukup punya skill, agan bisa langsung bergabung dengan para peselancar untuk berbagi pengalaman dan teknik surfing. Sedangkan bagi agan yang masih pemula, bisa ikut dengan beberapa penyedia surfing-trip yang akan mengajarkan teknik-teknik dasar selancar. Setelah itu, siap-siap praktek deh. Jangan lupa untuk berdoa, mudah-mudahan Nyi Roro Kidul gak naksir sama agan.
|
Spoiler for open this:
for danau:
[spoiler=open this] for paragliding:

Tentu saat kita menyadari bahwa tak ada jaring di bawah kita, jantung akan berdegup kencang. Salurkan saja rasa takut agan dengan berteriak, sambil mengeluarkan segala bentuk kesumpekan yang didapat dari kesibukan sehari-hari. Untuk terbang selama 15 menit, kita cukup membayar Rp. 300.000-400.000. Sebuah harga yang cukup sepadan mengingat kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas hidup kita karena menjauhkan diri dari depresi.
</div>
|