Quote:
Originally Posted by orangebikini
silaken kangmas disimak, sy copas saja dari apa yg ditulis kangmas TS nya:
"Tawasul" kirim alfatihah RADJEH DI RAJEH di sampaikan SECARA UMUM saja seperti biasanya, misalnya…
• NABI MUHAMMAD SAW DAN KELUARGA
• KHULAFAURRASYIDIN,
• MALAIKAT MUQORROBIN DAN QARIBIN,
• NABI KHIDIR A.S BALYA BIN MALKAN,
• SYEIKH ABDUL QADIR AL JAELANI,
• SYEIKH BUJUK TUMPENG PAMEKASAN MADURA,
• KYAI DAMANHURI PAMEKASAN MADURA,
• SYEIKH SYARIF HIDAYATAULLAH SUNAN GUNUNG JATI,
• PANGERAN CAKRA BUANA
• MBAH KUWU SANGKAN
NB:
- jangan dipikir kata2 "misalnya" diatas karena pada dasarnya semua tawasul itu adalah baik, menjalin silaturahim. sama saja dgn ikut mendoaken atau meminta syafaat dari nama-nama yg bersangkutan semampu kita dgn catatan tidak menyimpang dari kaedah keilmuan dan tawassul itu sendiri.
- tambah sip dan manteb lagi jika kangmas tidak lupa menyertaken "pangeran katon"yg disandang.
maaf jika ada salah kata, maklum sy cuma ikut2an kangmas 
|
salam kenal
maaf bukan kesitu maksud saya
maksud saya, bukan kah pangeran cakra buana dan mbah kuwu sangkan itu 1 orang yang sama