Akhirnya mereka pergi ke salon untuk mengurus masalah rambut Dae Woong. Bibinya Dae Woong langsung bilang kepada Kakek, "Kau terlalu kejam kepadanya, Ayah. Dia itu satu-satunya cucumu tapi kau malah melaporkan bahwa motornya itu adalah motor curian." Kake bilang bahwa dia melakukan hal ini semua justru karna Dae Woong lah cucunya. Kakeknya ini sudah terlalu banyak membiarkan apa saja yang diingin kan oleh Dae Woong bahkan dia sudah membiarkan Dae Woong mengambil kuliah jurusan Film.
Kakenya itu masih tidak habis pikir uang kuliah yang di berikan kepada Dae Woong itu malah di pakai membeli motor. Bibi bilang bahwa Kake lah yang selalu menuruti semua yang diinginkan oleh Dae Woong karna orang tua Dae Woong sudah meninggal dan itu membuat Kake merasa sangat bersalah. Kake lalu bilang bahwa mulai hari ini dia akan membuat Dae Woong seperti orang biasa-biasa saja.
Dae Woong sudah menyelesaikan rambutnya dan dia meminta maaf kepada kakenya. Kakenya langsung bilang bahwa mereka harus segera masuk kedalam mobil. Di mobil, kake bilang bahwa Dae Woong harus mengikuti sebuah ujian perguruan tinggi. Jelas Dae Woong langsung menolaknya apalagi beberapa hari lagi dia ada sebuah audisi penting. Kakek tidak mau tau dan bilang bahwa Dae Woong harus belajar di tempat itu dan boleh kembali ke rumah jika Dae Woong sudah benar-benar menjadi manusia benar. Dae Woong meminta bibinya agar menepikan mobil namun Kakek menyuruh bibi mempercepat mobil agar segera sampai ke tempat tujuan mereka.