View Single Post
  #1  
Old 28th June 2010
luciferz's Avatar
luciferz luciferz is offline
Moderator
 
Join Date: Apr 2010
Location: Dihatimu
Posts: 1,749
Rep Power: 24
luciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessedluciferz is blessed
Default Bocah Serigala mencari Penyembuhan kepada Dokter

Bocah Serigala mencari Penyembuhan kepada Dokter


Seorang bocah "Serigala / Werewolf" berumur 11 tahun yang tengah berputus asa mencari penyembuhan untuk kondisinya, mengherankan para ahli medis.
Pruthviraj Patil adalah salah satu dari 50 anak di dunia yang menderita hypertrichosis, sebuah kondisi genetik yang langka yang lebih dikenal dengan syndrom manusia serigala / werewolf.


Spoiler for tersangka:



Sebagai hasilnya, di sekujur wajah dan tubuhnya diselimuti oleh rambut.

Tapi dia berharap para dokter akan menemukan penyembuhnya suatu saat nanti.


Terlahir di Sangli, dekat Bombay India, ia hampir tidak pernah meninggalkan Desanya karena ketakutannya akan diejek oleh orang lain.


Bagian tubuh yang tidak terselimuti rambut hanyalah telapak tangan dan kakinya.


Anak dari Petani Kaya, Orang tuanya sudah mencoba homeopathy, obat ayurveda tradisional dan operasi laser. Tapi tak satu pun yang berhasil.


Dipercaya bahwa kondisi genetikanya disebabkan oleh cacat saat dalam kandungan.


"Mengapa Tuhan melakukan ini pada kami," tanya Anita, Ibunya yang berusia 32 tahun. "Dia kelihatan aneh sekali dan kemanapun kami pergi, orang orang akan melolok kepadanya".


Ahli operasi plastik Vinay Saoji sudah melakukan pengujian terhadap bocah tersebut dan mengkonfirmasikan bahwa kondisi tersebut sangatlah langka.


Pruthviraj mengatakan bahwa ia sangat cemas untuk menghilangkan rambutnya namun bahkan pengobatan laser sekalipun tidak berhasil untuk menghentikan pertumbuhannya.


Para dokter hingga kini belum mempunyai jawaban atas kecemasannya tersebut.

Ketika pertama kali ia pergi ke sekolah, ia mengatakan bahwa ia diolok olok dan anak anak lain menertawakannya. Tetapi sekarang mereka telah terbiasa dengan kondisinya dan mereka memperlakukannya secara normal.



Ia memohon kepada para dokter untuk membantunya menemukan penyembuhnya.
Spoiler for tersangka:

Reply With Quote