barusan ane nonton berita di tv o*e dgn tujuan untuk update berita terbaru dari wilayah merapi tentang keberadaan wedus gembel/awan panas. .
banyak kabar dari teman2 ane di daerah kaliurang ngasih kabar bahwa disana hanya terjani hujan abu yg sangat tebal sampai2 tidak terlihat jalan. .
nah sedang asik2nya nonton ane dikejutkan oleh wawancara via tlp kepada kepala badan metereologi (bnr ga sih tulisannya)

yg marah2. .
bgini ceritanya :
A : reporter TV O*E
B : kepala badan metereologi
A : bagaimana bapak kondisi saat ini disana,menurut laporan tim kami awan panas/wedus gembel mencapai jarak 20 KM???apakah benar bapak?
B : walah mbak2 kalo udh nyampe 20km saya dan tim anda tidak dapat lagi melaporkan berita seperti sekarang
A : hmmm. .menurut laporan reporter kami yg berada dikaliurang sana, disana dia dapat merasakan panasnya wedus gembel??? :

(dalem hati ane,kalo bisa ngerasain panasnya wedus gembel ko masih idup n sempet2nya dia ngelaporin berita yah??
B : nanti saya ngomong dengan reporter anda,bagaimana si menyampaikan berita,kalau dia bisa merasakan wedus gembel mana mungkin dia msh bisa melaporkan disuhu 800 derajat celcius???

(ternyata sependapat ane sma doi,sukur loh makanya ngelaporin berita tuh jgn lebay)
tolong diberitahukan jika wedus gembel hanya berjarak 10km dan itu hanya ujan abu saja. .
A : hhhmmmmm. .

!@#$%^&*)(*&^%$#$#! (selanjutnya ane lupa gan

)
itulah sepenggal percakapan yg tejadi akibat salah menyajikan berita,yg terkesan lebay dan tidak sesuai fakta. .
maka terimalah amarah kepala badan metereologi secara live yg ditonton 1 indonesia dan mencoreng muka tv o*e sendiri. .
ini
link dari agan
boughil buat yg pengen ngeliat profil pak suruno
[/spoiler]
Spoiler for open this:
for
pesan moral:
[/quote]
Quote:
sajikanlah berita secara lengkap dan sesuai fakta,jgn karena kehabisan berita saja maka menampilkan berita yg lebay agar heboh dimata masyarakat
|
Quote:
Spoiler for open this:
for pesan TS:
kalo berkenaan bagi  donk gan masih abu2 nih. .  ,bantu sundul yah gan
UPDATE
tambahan :
|
Spoiler for open this:
Quote:
Originally Posted by ISOS_7

Oh ya gan kalo ga salah tadi ada juga membahas ginian,deket jam 5 tadi pagi dengan bapak surono dari PVMB klo ga salah.
TV : menurut lap, rekan saya di jl kaliurang km 6.5 masih merasakan awan panas Merapi bagaimana menurut bapak situasi disana dst...(gila aja klo jakal km6,5 kena awan panas??abis tuh jogja,karena udah pasti kemana2 abunya 
S : kalau rekan anda merasakan awan panas, dia tidak akan bisa melaporkan apa2.(hidup pak guru,geblek ni reporter 
TV : oh Dia tidak terkena awan panas, tapi merasakan pak..
S : saya tidak tahu apa yang rekan anda laporkan, tapi kalau rekan anda merasakan awan panas dia tidak bisa lagi melaporkan apa2...awan panas itu mencapai 800 derajat celcius..kalau awan panas sampai ke sana habis sudah semua.
 
FIUHHHH..REPORTER GEJE>.MBAK MAU NGERASAIN AWAN PANAS GA?TAR DIKIRANYA AWANNYA HAWANYA PANAS,,ADUH SUHU 600 DERAJAD..BESI AJA RONTOK TUH. 
yg ini lebih kocak gan
|
Quote:
Originally Posted by caesarleo

LOGO BARU

|
Spoiler for open this:
Quote:
Originally Posted by fjrs

ane nonton barusan gan,,, 
|
Quote:
Originally Posted by LadyOfSorrows

uda d bahas drtd d trit update berita merapi 
|
Quote:
Originally Posted by eqinukadua

ane juga nonton gan, pak surono yg dari bmkg ampe emosi jawab pertanyaanya, abis itu tayangannya ganti n gak nyiarin berita lagi
tipiwan :maho
|
Quote:
Originally Posted by goatspeed

hahhahah..ane juga nonton barusan...sarap tv whanjing...bikin panik aja setan!
|
Quote:
Originally Posted by d3cide

Iya gan ane juga nonton sih tadi, di ceramahin itu reporternya.
Truz ane juga meninjau cuma hujan abu aja kq
|
Quote:
Originally Posted by mr.flush

ane juga nntn tu gan....ampek reporternya kena marah2 hahaha
|
Quote:
Spoiler for open this:
for melon:
[spoiler=open this] for komenk2 yg mantab:
|
Quote:
Originally Posted by kiborrusak

TV ONE masih mengejar rating dalam penyajian beritanya, dengan berbagai macam cara, termasuk memanipulasi informasi agar berita tersebut menarik, namun imbasnya seakan-akan berita yang dibuatnya menjadi berita yang bertele-tele termasuk pengajuan pertanyaan.
ane rasa reporternya bukan dari lulusan komunikasi / jurnalistik yang memang mengandalkan rumus 5W+1H, asal cetak dan hasilnya parah!
|
Quote:
Originally Posted by rechtelijk

itulah gan, jurnalis yg asal2an.
seorang jurnalis harus memegang prinsip 9 elemen jurnalisme. sering jurnalis melupakan 1 dari kesembilan elemen tersebut yaitu kebenaran fungsional.
yaitu mencari kebenaran dengan se-update2nya/berulang-ulang dan memahami wacana peristiwa. (dan yang pastinya harus cover both side)
|
[quote]
Originally Posted by
crazyhopers
Saya salah satu relawan digital untuk merapi
Karena rumah saya berada di Jalan Kaliurang, bisa dKatakan kalau Merapi meletus, saya pasti mati 
Update gan, reporter TV One dimarahi oleh ketua BPPTK dengan percakapan seperti ini:
Kata ketua BPPTK: rekan anda melaporkan salah, masak awan panas radus 10 km, klo iya sekarang rekan anda sdh tdk bs laporan dan kami semua yg d penampungan habis. siapa yg membuat anda melaporkan ini???
Dan sebagai berita dari warga Jogja, karena ketololan TVone dalam menyebarkan berita yang tidak berdasarkan fakta, satu orang warga Jogja meninggal karena panik. Korban terserempet truk di jalan kaliurang.
Polisi yang mengatur pengungsi juga terkena imbas pemberitaan TV ONE. Bukannya mendengar nasihat relawan yang berada di pos2 merapi, mereka malah memaksa masyarakat untuk mengungsi, padahal hanya ada hujan abu dan tidak mematikan. Hal ini menyebabkan kepanikan di jalan kaliurang. Kemacetan. Kalau anda melihat sendiri, saya yakin anda akan miris.
Mohon jangan update berita tentang merapi di TV ONE karena diragukan keakuratannya.
Terima kasih
maap ga cukup smw ql ditaro didpn
lagi2 update : dibawah
</div>