Quote:
Originally Posted by orangebikini
Pamor merupakan hiasan atau motif ornamen yang terdapat pada bilah tosan aji (keris, tombak, pedang atau wedung dan lain-lainya). Hiasan ini dibentuk bukan karena diukir atau diserasah (Inlay) atau dilapis tetapi karena tehnik tempaan yang menyatukan beberapa unsur logam yang berlainan.
Teknik tempa ini sampai saat sekarang hanya dikuasai oleh para Empu dari wilayah Nusantara dan sekitarnya saja (Malaysia, Brunei, Philipina dan Thailand) walau ada yang berpendapat asal tehnik ini dari Tibet atau Nepal, tetapi pendapat tersebut tersebut tidak beralasan sama sekali.
Diluar wilayah Nusatara dan sekitarnya biasanya hanya dikenal tehnik Inlay saja seperti pedang dari Iran atau Negara Eropa lainnya sehingga walau secara seni (art) tampak indah tetapi kesan "Wingit"nya tidak ada sama sekali.
TO BE CONTINUED...
NB:
Nubie bodho dan fakir mengharap masukan atau celaan dari sesepuh master disini, mhn maaf jika tulisan dan pendapat nubie yg mungkin tidak mengena dgn tema yg TS sepuh bawaken. sekali lagi ini hanya pendapat nubie saja, seperti postingan nubie pada trit ini awal terdahulu. Dan jika tulisan nubie ini berkenan/bermanfaat mhn kiranya sesepuh memberi "jalan" kepada nubie utk meneruskannya, jika tidak berkenanpun nubie bersedia utk menghapus dgn teriring salam maaf yg sebesar-besarnya 
|
sekira nya sepuh bisa menjabarkan dulu pengertian empu itu apa,biar orang awam kek saya mudah mencerna
salam sungkem suhu