
27th April 2012
|
 |
Ceriwis Pro
|
|
Join Date: May 2010
Location: #PIC 80
Posts: 2,594
Rep Power: 55
|
|
Object Wisata Alam Kota Dan Kabupaten Tasikmalaya
Quote:
Terdapat beberapa daya tarik wisata yang ditawarkan antara lain: obyek wisata dan daya tarik wanawisata dengan areal seluas kurang lebih 120 hektar dibawah pengelolaan Perum Perhutani, berupa air terjun dan kawah. Pengunjung diijinkan mengunjungi kawah Galunggung, dan dapat mencapai kawah dengan meniti tangga permanen dengan jumlah anak tangga sebanyak 620 buah. dan kawah ini bisa dijadikan tempat wisata rekreasi air dan tempat pemancingan.
Obyek wisata lainnya seluas kurang lebih 3 hektar berupa pemandian air panas (cipanas) lengkap dengan fasilitas kolam renang, kamar mandi dan bak rendam air serta tersedia juga tempat bermain anak, panggung hiburan, saung ranggon tempat botram (makan-makan), kios wisata, juga arena camping. Untuk menuju kawasan Galunggung, terdapat tiga alternatif jalan yang dapat ditempuh, yaitu :
- Dari arah Bandung lewat Ciawi, di depan Pasar lama Indihiang, belok ke arah kanan + 12 km.
- Dari arah Bandung lewat Ciawi, setelah jembatan Cikunir (Singaparna) belok ke arah kiri + 14 km
- Dari pusat kota Tasikmalaya langsung ke arah Barat lewat Jl. Bantar-Tawangbanteng, + 17 km
A. PROSPEK PASAR
Kebanyakan pengunjung obyek wisata Galunggung adalah wisatawan lokal, sementara wisatawan dari mancanegara masih dibawah hitungan 100 orang rata-rata per tahun. Rata-rata wisatawan dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke Gunung Galunggung berjumlah 213.382 orang per tahun.
Melihat potensi dayatarik yang mungkin digali, serta posisi geografis yang cukup strategis, serta memiliki kekhasan dari kondisi alamnya obyek wisata Gunung Galunggung cukup potensial untuk dijual kepada wisatawan mancanegara. Namun obyek wisata tersebut belum dikemas dalam paket wisata yang profesional.
B. PELUANG INVESTASI
Masih banyak peluang obyek dan dayatarik wisata yang dapat digali dari Gunung Galunggung, mengingat fasilitas yang tersedia saat ini masih minim, sehingga masih terbuka luas untuk dikembangkan. Peluang investasi dalam rangka pengembangan obyek wisata Gunung Galunggung dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:
- Perlu ada penataan infrastruktur transportasi yang menjamin lancarnya pengunjung ke luar masuk obyek wisata.
- Kapasitas obyek wisata Cipanas perlu diperbesar dengan menambah daya tarik lain.
- Obyek wisata Gunung Galunggung potensial dibangun tempat peristirahatan.
|
Spoiler for Pamijahan:
Quote:
Pamijahan merupakan objek wisata religius yang terletak di desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya.Luas areal yang menjadi objek wisata kurang lebih 25 hektar. Pada umumnya wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini mempunyai minat khusus yaitu berziarah, sehingga objek wisata ini sangat kental dengan acara-acara ritual keagamaan. Seperti halnya obyek wisata lain keramaian pengunjung pada obeyek wisata Pamijahan juga fluktuatif. Ramainya pengunjung ke Pamijahan bertepatan dengan hari besar Islam, dalam hal ini bulan Maulid merupakan puncak ramainya pengunjung ziarah ke tempat tersebut. Dilokasi sejarah ini terdapat Makam Waliyulloh Syekh Abdul Muchyi yakni salah seorang ulama yang menyebarkan agama Islam di wilayah Jawa Barat. Disamping itu terdapat pula Makam Sembah Khotib Muwahid, Sembah Kudrot, Sembah Dalem Yudanegara, dan Sembah Dalem Sacaparana. Adapun fasilitas yang tersedia adalah Makam Syekh Abdul Muchyi, Makam Sembah Khotib Muwahid, Sembah Kudrot, Sembah Dalem Yudanegara, dan Sembah Dalem Sacaparana, Go Safarwadi , Pondokan, Kios-kios Makanan, Tourism Information Center dan Are Parkir yang luas. Jarak tempuh dari Pusat Kota Tasikmalaya sekitar 65 Km ke arah selatan atau sekitar 1,5 jam dengan kondisi jalan yang rat, jika menggunakan angkutan umum, dapat menggunakan Bis Mikro dari Terminal Bis Tipe A Tasikmalaya dan hanya mengeluarkan ongkos sekitar Rp.15.000 - Rp.20.000.
Jika berkunjung kesini tidak ada salahnya melanjutkan perjalanan menuju Pantai Cipatujah yang hanya memiliki Jarak Tempuh sekitar 30 Km atau memakan waktu 45 menit. Obyek wisata Pamijahan banyak dikunjungi wisatawan nusantara. Sampai saat ini belum tercatat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke obyek wisata Pamijahan. Sementara jumlah wisatawan Nusantara yang berkunjung ke tempat tersebut pada periode tahun 1997-2000 bernjumlah 1.566.388 orang. Rata-rata obyek wisatawan nusantara yang berkunjung ke obyek wisata Pamijahan berjumlah 522.129 orang pertahun. Dilihat dari target dan realisasi pendapatan objek wisata Pamijahan cukup besar dibanding dengan objek wisata lain. Berdasarkan data tahun 2000 target pendapatan sebesar Rp 82.076.000 realisasi dapat mencapai angka Rp 88.395.500 atau 107 %. Hal ini membuktikan bahwa obyek wisata Pamijahan sangat prospektif dan cukup besar memberikan kontribusi terhadap PAD Kabupaten Tasikmalaya.
Untuk menunjang obyek wisata Pamijahan dirasakan perlu dibangun sarana akomodasi yang lebih representatif yang mememnuhi syarat kesehatan terutama privasi sebagai tempat istirahat. Kalaupun berbentuk barak-barak seperti yang selama ini dikerjakan oleh penduduk setempat, namun dapat dilakukan penataan yang lebih representatif. Agar dapat memberikan pelayanan yang lebih prima terhadap para penziarah dari “segmen pasar lain”, mungkin bisa dipikirkan sebuah alternatif, dengan dibangunnya penginapan yang lebih menjamin privasi. Adapun pembangunan lokasi penginapan tersebut tidak terlalu dekat dengan obyek wisata untuk menghindari kesan menyaingi penginapan yang dikelola oleh penduduk setempat
|
Quote:
Pantai Pamayangsari merupakan salah satu Obyek wisata bahari yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya., tepatnya di Kecamatan Cipatujah. Pantai Pamayangsari merupakan pantai yang landai dengan panorama alam pesisiryang khas. Bebatasan langsung dengan tempat konservasi penyu hijau yang langka dan dilindung. disebelah timurnya terdapat Pelabuhan Nelayan dan tempat Pelelangan Ikan.
Disini banyak dijumpai perahu perahu nelayan yang siap untuk mencari ikan di laut lepas, didukung dengan tempat pelelangan ikan menjadikan tempat ini banyak diminati oleh wisatawan yang ingin menyantap hidangan laut yang segar dengan harga yang relatif terjangkau.
Di pantai ini pula akan segera di bangun Pelabuhan untuk menunjang arus transportasi laut.Setiap tahun tepatnya setiap awal bulan Muharam tahun hijriyah, dipantai ini selalu diadakan Ritual Syukur Laut yang ditandai dengan pelepasan Jampana ke laut lepas
Pantai ini berjarak 8 km dari Pantai Cipatujah dan merupakan obyek wisata yang dilalui apabila melakukan perjalanan menyusur jalur Jabar Selatan dari Pelabuhan Ratu Sukabumi sampai Pantai Pangandaran Ciamis.Jarak dari Pantai Pangandaran sekitar 85 Km yang ditempuh melalui jalan yang menyusuri sepanjang pantai di wilayah selatan atau dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dari Pantai Pangandaran.
Untuk menuju ke tempat ini dapat menggunakan kendaraan Umum (Bis Mikro) dari Terminal Tipe A Tasikmalaya jurusan Tasik - Pamayang dengan Tarif sekitar Rp.18.000 saja.
|
Quote:
Spoiler for Pantai Karangtwulan:
Suasana yang alami dan sepi menjemput saat berkunjung ke Pantai Karangtawulan. Deru ombat laut selatan yang menghantam karang-karang berserakan mewarnai keheningan obyek wisata ini. Karangtawulan merupakan salah satu Pantai yang berkarang curam. Sekitar 300 M dari bibir pantai terdapat beberapa Atol atau Pulau Karang yang pada musim tertentu dihuni berbagai jenis burung.Berlokasi di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Berjarak sekitar 97 Km dari Pusat Kota Tasikmalaya atau sekitar 40 Km dari Pantai Pangandaran.
Kurang lebih 100 m ke arah timur dari Pantai Kawangtawulan terdapat Makam Keramat Syekh Abdul Rohman dan Eyang Garuda Ngupuk dan disebelahnya terdapat Goa PArat dan Goa Lalay.
Apabila menyusuri wilayah Jawa Barat selatan yang menghubungkan antara Pantai Pelabuhan Ratu Sukabumi dengan Pantai Pangandaran Ciamis, tidak ada salahnya mampir untuk beristirahat bersama keluarga atau rombongan di pantai ini. Pantai yang indah disuguhi beberapa gazebo / saung untuk melihat sejauh mata memandang ke laut lepas membawa nuansa romantis dan kesejukan dikala menghadapi perjalanan yang cukup panjang.
|
Quote:
Spoiler for Kampung Naga:
Kampung Naga merupakan perkampungan tradisional dengan luas areal kurang lebih 4 ha. Lokasi obyek wisata Kampung Naga terletak pada ruas jalan raya yang menghubungkan Tasikmalaya - Bandung melalui Garut, yaitu kurang lebih pada kilometer ke 30 ke arah Barat kota Tasikmalaya. Secara administratif Kampung Naga termasuk kampung Legok Dage Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya.
Daya tarik obyek wisata Kampung Naga terletak pada kehidupan yang unik dari komunitas yang terletak di Kampung Naga tersebut. Kehidupan mereka dapat berbaur dengan masyrakat modern, beragama Islam, tetapi masih kuat memlihara Adat Istiadat leluhurnya. Seperti berbagai upacara adat, upacara hari-hari besr Islam misalnya Upacara bulan Mulud atau Alif dengan melaksanakan Pedaran (pembacaan Sejarah Nenek Moyang) Proses ini dimulai dengan mandi di Sungai Ciwulan dan Wisatawan boleh mengikuti acara tersebut dengan syarat harus patuh pada aturan disana.
Bentuk bangunan di Kampung Naga sama baik rumah, mesjid, patemon (balai pertemuan) dan lumbung padi. Atapnya terbuat dari daun rumbia, daun kelapa, atau injuk sebagi penutup bumbungan. Dinding rumah dan bangunan lainnya, terbuat dari anyaman bambu (bilik). Sementara itu pintu bangunan terbuat dari serat rotan dan semua bangunan menghadap Utara atau Selatan. Selain itu tumpukan batu yang tersusun rapi dengan tata letak dan bahan alami merupakan ciri khas gara arsitektur dan ornamen Perkampungan Naga.
Obyek wisata ini merupakan salah satu obyek wisata budaya di Tasikmalaya Wisatawan biasanya memiliki minat khusus yaitu ingin mengetahui dan membuktikan secara nyata keadaan tesebut. Pengembangan obyek wisata Kampung Naga termasuk dalam jangkauan pengembangan jangka pendek.
Obyek wisata budaya ini dapat ditempuh dengan waktu 1 jam baik dari Garut maupun Pusat Kota Tasikmalaya,dengan area parkir yang cukup luas, akan dijumpai Monumen Kujang Pusaka yang merupakan Simbol dan dibuat dari 900 Pusakayang ada di Indonesi, disini juga dijumpai kios-kios makanan minuman dan kerajinan-kerajinan khas kampung naga juga kerajinan lain di kabupaten Tasikmalaya.
Untuk menuju ke perumahan adat Naga, harus menuruni anak tangga yang berjumlah 360 buah anak tangga ayng disuguhi dengan indahnya pemandangan asri dan alami. Di sebelah timur Kampung Naga, terdapat hutan keramat yang dikelilingi Sungai Ciwulan dan terdapat pula makam keramat Sembah Dalem Singaparana (Leluhur atau Karuhun Masyarakat Kampung Naga)
Wisatawan pun dapat menginap di rumah-rumah penduduk di kampung naga ini, akan tetapi sebelumnya harus melakukan survey dan meminta ijin kepada Sesepuh Adat apabila mendatangkan rombongan karena menyangkut jumlah rumah yang hanya berjumlah 112 rumah.
A. PROSPEK PASAR
Obyek wisata ini cukup banyak dikinjungi wisatawan baik wisatawan Mancanegara maupun wisatawan Nusantara karena letaknya disepanjang jalur Tasikmlaya- Bandung lewat Garut yang merupakan lokasi strategis. Berdasarkan data dari Kantor Pariwisata Tasikmalaya jumlah Wisatawan Mancanegara tahun 1997 – 2000 berjumlah 33.629 orang, sedangkan Wisatawan Nusantara tahun 1997 – 2000 berjumlah 106.535 orang. Rata-rata Wisatawan dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke obyek wisata Kampung Naga berjumlah 46.721orang per tahun.
Pencapaian target pendapatan dari obyek wisata Kampung Naga termasuk baik, yaitu dapat mencapai atau bahkan melampaui target. Namun apabila dilihat dari nominal pendapatan retribusi yang diperoleh, pendapatan retribusi obyek wisata Kampung Naga merupakan peringkat keempat. Sebagai gambaran, target pendapatan obyek wisata Kampung Naga tahun 2000 Rp. 2.000.000,00 realisasi Rp. 2.162.000,00, pencapaian target 108,10 persen.
B. PELUANG INVESTASI
Investasi fisik yang dilakukan untuk pengembangan obyek wisata Kampung Naga harus dibatasi, agar tidak menjadi bumerang malah akan merusak kekhasan dari kehidupan unik yang menjadi daya tarik obyek wisata tersebut. Obyek wisata tersebut merupakan obyek wisata transit, yang dinikmati dalam satu paket perjalanan dengan obyek wisata lain. Peluang investasi yang mungkin dilakukan untuk mengembangkan obyek wisata Kampung Naga berupa promosi pariwisata
|
Last edited by flamy; 27th April 2012 at 03:11 AM.
|