Assalamualaikum wr. wb.
selamat siang Juragan2, newbie mau coba bikin thread,
[/spoiler]
Spoiler for open this:
for sebelumnya:
bismillahirahmanirahim
Dua minggu yang lalu, sewaktu ane sholat jumat, ane menemukan selembar
buletin dakwah (lembaran yang biasa dibagikan pada saat sholat jumat), yang menurut ane
SANGAT BAGUS, dan ane ingin men-share kepada juragan2 yang belum baca, dan
semoga bermanfaat, (amin!!) berikut isi dari lembaran buletin dakwah tersebut:
qul laa ya'lamu man fii alssamaawaati waal-ardhi alghayba illaa allaahu wamaa yasy'uruuna ayyaana yub'atsuuna
[27:65]
"Katakanlah: "tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara ghaib, kecuali ALLAH, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan"
(Q.S An Namml : 65)
Ghaib adalah segala sesuatu yang tersembunyi dan tidak terlihat oleh manusia, seperti surga, neraka, alam malaikat, hari akhir, alam langit dan yang lainnya yang tidak bisa diketahui manusia, kecuali bila ada pemberitaan dari ALLAH SWT (lihat tafsir Ibnu Katsir, 1/53)
Alam jin dan wujud jin dalam bentuk asli seperti yang telah ALLAH SWT ciptakan adalah ghaib bagi manusia. Namun golongan Jin dapat berubah - ubah -dengan kekuasaan ALLAH SWT- dan amat mungkin bagi mereka melakukan penampakan, sehingga kita dapat melihatnya dalam wujud yang bukan aslinya, ALLAH SWT, berfirman: "sesungguhnya ia (setan) dan pengikut - pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka." (Q.S Al- a'raf : 27)
Dari Abu As-Sa'ib, Hisyam bin Zuhrah, beliau bercerita bahwa dirinya pernah berkunjung ke rumah Abu Sai'id Al-khudri r.a, katanya: "Aku mendapatinya tengah mengerjakan sholat, akupun duduk menunggunya hingga beliau selesai. Tiba - tiba aku mendengar ada gerakan pada bejana tempat minum yang ada di pojok rumah. Aku menoleh ke arahnya dan ternyata seekor ular. Aku segera meloncat untuk membunuhnya, namun Abu Sa'id memberi isyarat kepadaku agar aku duduk. Ketika ia selesai dari sholatnya, ia menunjuk ke sebuah yang ada di kampung itu sambil berkata: 'apakah enkau melihat rumah itu?,' "ya" jawabku. Ia kemudian menuturkan, 'Dahulu yang tinggal di rumah itu adalah seorang pemuda yang baru saja menjadi pengantin. Kala itu kami berangkat bersama Rasulullah SAW ke Khandaq dan pemuda itu pun ikut bersama kami. Saat tengah hari, pemuda itu meminta izin kepada Rasulullah SAW untuk pulang menemui istrinya.
Rasulullah SAW mengizinkannya sambil berpesan: "bawalah senjatamu karena aku khawatir engkau bertemu dengan orang - orang dari Bani Quraidhah". Pemuda itu mengambil senjatanya, kemudian pulang menemui istrinya. Setibanya di rumah, ternyata istrinya sedang berdiri diantara dua daun pintu. Ia mengarahkan tombaknya kepada istrinya untuk melukainya karena merasa cemburu karena istrinya berada di luar rumah. Istrinya berkata kepadanya: "Tahan dulu tombakmu, masuklah ke dalam rumah sehingga engkau akan tahu apa yang menyebabkan aku sampai keluar rumah!".
Pemuda itu masuk, dan ternyata terdapat seekor ular besar yang melingkar di atas tempat tidur. Pemuda itu lantas menghunuskan tombaknya dan menusukkan pada ular tersebut. Setelah itu, ia keluar dan menancapkan tombaknya pada dinding rumah. Ular itu (yang belum mati, red) menyerangnya dan terjadilah pergumulan dengan ular tersebut. Tidak diketahui secara pasti mana diantara keduanya yang lebih dahulu mati, ular atau pemuda itu'.
Abu Sa'id r.a melanjutkan ceritanya: "Kami menghadap Rasulullah SAW dan melaporkan kejadian itu kepadanya dan kami sampaikan kepada beliau: 'Mohonlah kepada ALLAH SWT agar menghidupkannya demi kebahagiaan kami'. Beliau menjawab: 'Mohonlah ampun untuk sahabat kalian itu!'. Selanjutnya beliau bersabda: "Sesungguhnya di Madinah terdapat golongan Jin yang telah masuk Islam, maka jika kalianmelihat sebagian mereka -dalam wujud ular- berilah peringatan tiga hari. Dan apabila masih terlihat olehmu setelah itu, bunuhlah ia -ular tersebut-, karena sebenarnya dia adalah setan."
(H.R Muslim 2236 dan 139 dari Abu Sa'id)
[spoiler=open this] for
Manusia Tidak Dapat Mengetahui Alam Ghaib:
Manusia Tidak Dapat Mengetahui Alam Ghaib
Jika para Rasul yang merupakan utusan ALLAH SWT dalam menyampaikan syariat-Nya kepada manusia tidak mengetahui hal yang ghaib sedikitpun, maka sudah tentu manusia secara umum tidak ada yang dapat mengetahui alam ghaib atau menjangkau batasan2nya. ALLAH SWT hanya memerintahkan agar mengimani perkara yang ghaib dengan keimanan yang benar.
Keyakinan ini agaknya sudah mulai membias. Apalagi saat ini banyak sekali orang yang menampilkan dirinya sebagai narasumber untuk urusan2 ghaib, mampu menjawab pertanyaan2 terkait masa depan seseorang, mulai dari jodoh, bisnis, atau yang lainnya.
Tidak ada seorang pun yang dapat melihat dan mengetahui perkara ghaib, menentukan ini dan itu terhadap sesuatu yang belum dan akan terjadi di masa datang. Jika toh bisa, itu semata - mata bantuan dan tipuan dari setan, hanya ALLAH SWT yang mengetahui hal2 ghaib dan berkehendak atas segala sesuatu yang terjadi pada diri makhluk2-Nya.
Wallahu'Alam
Penulis buletin: Iqbal Quro, S.Pd
Allhamdulillah selesai juga re-writernya ,
mohon maap jikalau dalam penyampaian Buletin ini di Kaskus kurang berkenan,
lebih kurangnya ane mohon maap,,
sekali lagi ane Cuma mau Sharing,, SEMOGA BERMANFAAT
Dan Kalo agan2 berkenan boleh kirim2

bagi yang udah ISO,
ataupun rate Bintang 5,
tapi jangan

ya gan,
dan semoga bukan
Wassalamualaikum wr.wb!
</div>