di german udh diterapkan pd 3 thn yg lalu, USA, RUSIA barusan belakangan ini, kalau di indo mesti mimpi dl ya krn koneksi inet kita kyk kuyak, udh mahal seperti kura2..... jd blm bisa / blm cocok mengintegrasikan komputasi awan / cloud computing.
kalau di luar koneksi dewa semua udhgitu murah meriah, kita di indo muahalnya ngk kira2 speed 512 / 1 mega byrnya 300ribuan-500ribuan itu jg ngk tiap hari Lancar

di singapura aja nengara tetangan koneksinya 5mb / sec dgn biaya 10 dollar /singapura, coba banyangkan dgn negara kita kalau speed segitu bisa jutaan/bln
