View Single Post
  #1  
Old 8th September 2011
librilz's Avatar
librilzVIP librilz is offline
Ceriwis VIP
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 15,788
Rep Power: 93
librilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophetlibrilz is Ceriwis Prophet
Default Dharnawati Dicecar Pertanyaan untuk Ungkap Peran Nama yang Terlibat




Quote:
Jakarta - Tersangka kasus suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Dharnawati, diperiksa selama enam jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia dicecar 7 pertanyaan terkait peran nama yang disebut terlibat dalam kasus tersebut.

"Diungkap keterkaitannya melalui hasil rekaman dan bukti berupa pesan singkat atau SMS," tutur kuasa hukum Dharnawati, Muhammad Burhanudin di KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Rabu (7/9/2011) malam.

Burhanuddin mengatakan, selama ini dua pejabat Kementerian yang aktif menghubungi kliennya adalah Sekretaris Ditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) I Nyoman Suisanaya dan Kepala Bagian Program Evaluasi Ditjen P2KT Dadong Irbarelawan.

"Pak Dadong yang meminta. Pak Dadong mengatakan ada permintaan dari Menteri, dia bilang, kalau ada uangnya langsung diserahkan kepada orangnya Pak Menteri, yaitu Fauzi. Jadi, kalau mau dibongkar, ya Fauzi ini kuncinya," terangnya.

Burhanuddin membenarkan ada seorang yang bernama Dani Nawawi yang mengenalkan kliennya itu kepada Nyoman dan Dadong. Dani adalah orang diluar Kemenakertrans namun pernah aktif di partai politik. Menurut dia, kliennya mengenal Dani melalui hubungan bisnis dan pertemanan.

"Dharnawati ada rencana tender di sana kemudian dikenalkan dengan Nyoman dan Dadong. Mereka dikenalkan oleh Dani Nawawi. Dani ini orang luar, bukan dari Kemankertrans. Tetapi tidak jelas orang partai apa bukan. Dia tidak mengaku sebagai apa-apa meski mengaku pernah aktif di partai," imbuh Burhanuddin.



Source
Reply With Quote