
28th May 2010
|
 |
Ceriwiser
|
|
Join Date: May 2010
Location: .:INDONESIA:.PIC#05
Posts: 484
Rep Power: 21
|
|
Quote:
Originally Posted by omi_reindhart
AMATILAH DIRI ANDA DAN BERTANGGUNGJAWABLAH
Keberhasilan yang diraih, atau kegagalan yang menimpa dapat ditelusuri jauh ke dalam diri anda. Karena andalah yang menjalani semua ini. Bukan orang lain. Hanya saja, terlalu banyak orang tak mau memikul tanggung jawab itu.
Bagi mereka mempertanggungjawabkannya adalah beban. Padahal, tak seorang pemimpin pun tak merasakan kebebasan setelah berani mempertanggungjawabkan kepemimpinannya. Dan, tanggung jawab tertinggi untuk mencapai kebebasan murni adalah bertanggung jawab atas diri sendiri.
Seorang bijak pernah menulis demikian: "Amatilah pikiranmu, karena akan menjadi ucapanmu. / Amatilah ucapanmu, karena akan menjadi tindakanmu. / Amatilah tindakanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu. / Amatilah kebiasaanmu, karena akan menjadi karaktermu. / Amatilah karaktermu, karena akan menjadi nasibmu."
Di atas semua itu, amatilah diri anda. Hanya mereka yang mengenal dirinyalah yang akan mencapai ketenangan diri yang sesungguhnya.

|
sy tambahin ya ndan :courage:
penghargaan tertinggi atas usahamu adalah bukan apa yang kamu dapatkan tetapi menjadi apa kamu setelahnya
kesebaran & kesungguhan dalam berproses serta mental yang siapa menjadi kunci untuk mencapai tujuan sebenarnya adalah yang harus kita nikmati adalah hidup dalam proses krn proses lebih bernilai daripada hasilnya
setiap menit yang kamu habiskan untuk khawatir tentang kegagalan adalah satu menit yang kamu gagalkan untuk bersiap menuju sukses
jangan takut akan kegagalan takutlah takutlah dengan kesempatan yang kamu lewatkan yang tidak kamu coba,marilah kita coba sesuatu yang baru hari ini
- kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai sesuatu dari awal yang lebih baik jadi jangan takut untuk gagal & mengalami kegagalan
- kemundurun diberikan kepada orang biasa untuk membuat mereka menjadi luar biasa
- tidak ada waktu yang tidak tepat untuk melakukan suatu kebaikan,mari kita mulai melakukan kebaikan
- mempersiapkan hari esok bukan memutuskan apa yang harus diselesaikan besok tapi apa yang harus diselesaikan hari ini untuk menghadapi hari besok
|