Taj Mahal India
Taj Mahal adalah sebuah monumen yang terletak di Agra, India. Dibangun atas keinginan Kaisar Mughal Shah Jahan, anak Jahangir, sebagai sebuah musoleum untuk istri Persianya, Arjumand Banu Begum. Arjumand juga dikenal dengan nama Mumtaz-ul-Zamani atau Mumtaz Mahal.
Pembangunannya menghabiskan waktu 23 tahun (1630-1653) dan merupakan sebuah adi karya dari arsitektur Mughal.
Taj Mahal kini terpilih kembali sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia baru hasil pilihan 100 juta orang di seluruh dunia lewat internet dan layanan pesan singkat (SMS), yang diadakan Swiss Foundation dan diumumkan pada 7 Juli 2007 (07-07-07).
Shah Jahan, kaisar dari Kekaisaran Mughal memiliki kekayaan yang besar selama masa kejayaannya. Pada 1631 istri keduanya wafat sewaktu melahirkan putrinya Gauhara Begum, anak ke-14 mereka. Untuk mengenang peristiwa itulah ia membangun Taj Mahal.
Taj Mahal yang dikenal sebagai contoh karya arsitektur muslim India merupakan lambang cinta abadi dan kasih sayang Kaisar Shah Jahan untuk istrinya Mumtaz Mahal.
Awalnya, Shah Jahan hanya menyebut masjid itu sebagai makam Mumtaz Mahal, namun akhirnya berkembang menjadi Taj Mahal. Taj Mahal jika diterjemahkan berarti 'Istana Mahkota', sebuah perluasan dari nama Mumtaz Mahal yang berasal dari Persia.
Mumtaz Mahal meninggal di usia 39 tahun, ketika melahirkan anak ke-14 pada tahun 1631.
Kematian sang permaisuri ini membuat sang raja begitu berduka.
Sebelum meninggal, Mumtaz berpesan 'ingin dibuatkan makam yang tak pernah disaksikan dunia sebelumnya untuk mengenangnya'. Jadilah Jahan kemudian mengerahkan 20 ribu tenaga kerja menunaikan pesan istrinya itu.
Bahan bangunan didatangkan dari seluruh India dan Asia tengah dengan menggunakan 1.000 gajah. Berdirilah kubah utama setinggi 57 meter.
Batu-batuan indah dari berbagai wilayah di Asia digunakan. Batu pasir merah dari Fatehpur Sikri, jasper dari Punjab, jade dan kristal dari Cina, batu pirus dari Tibet, lapis lazuli dan safir dari Srilanka, batubara dan batu kornelian dari Arab dan berlian dari Panna. Lantainya pun terbuat dari pualam yang bercahaya dari Makrana, Rajasthan.
Tak seperti makam Mughal lainnya, taman Taj Mahal berada di depan makam. Latar belakang Taj Mahal adalah langit, sehingga Taj Mahal terlihat begitu gemerlap dengan warna. Komposisi bentuk dan garisnya pun simetris sempurna. Taj Mahal benar-benar simbol cinta dan sayang.
Sejarah fakta unik Taj Mahal India menunjukkan bahwa konstruksi dimulai pada 1631 dan mengambil 22 tahun untuk menyelesaikan dengan tenaga kerja lebih dari 20.000 orang. Akhirnya selesai tahun 1653, dan ada banyak klaim dan counter klaim tentang sejarah Taj Mahal dan siapa yang bertanggung jawab atas desain dan constrution.
Sejarah Taj Mahal tidak mencatat bahwa itu tidak dirancang oleh satu orang. Proyek ini menuntut berbagai bakat, kreativitas, kesenian, keterampilan dan kemampuan. Dua puluh ribu master pekerja dan pengrajin dari Persia, Perancis, Iran, Italia dan Turki bekerja pada bangunan dan nama mereka direkam untuk generasi pada gulungan catatan.
Arsitek Persia, Ustad Isa dan Isa Muhammad Effendi, dilatih oleh arsitek besar Ottoman, Koca Mimar Sinan Agha, yang dipastikan punya peran penting dalam desain arsitektur kompleks. Namun, seorang arsitek bernama Puru dari Benarus dari Persia (Iran), juga disebut sebagai arsitek pengawas yang tertulis dalam teks-teks bahasa Persia.
Sejarah Taj Mahal: Fakta dan Fiksi
Kubah utama dirancang oleh Ismail Khan dari Kekaisaran Ottoman. Dia dianggap sebagai desainer kubah terkemuka waktu itu. Qazim Khan, yang berasal dari Lahore, cast finial emas murni yang dinobatkan sebagai master kubah Turki. Chiranjilal, seorang pendek dari Delhi, dipilih sebagai pematung kepala dan juga yang bertanggung jawab atas mosaik. Amanat Khan dari Persia Shiraz Iran, adalah kaligrafi kepala, fakta ini dibuktikan pada gateway Taj Mahal itu sendiri, di mana namanya telah tertulis di akhir tulisan.
Muhammad Hanif adalah supervisor tukang batu. Mir Abdul Karim dan Mukkarimat Khan dari Shiraz, Iran menangani keuangan dan manajemen produksi harian. Tim kreatif termasuk pematung dari Bukhara, ahli kaligrafi dari Suriah dan Persia, inlayers dari India selatan, pemotong batu dari Baluchistan, spesialis dalam bangunan menara. Diperkirakan sebanyak tiga puluh tujuh orang membentuk tim inti kreatif. Untuk tim inti ini telah ditambahkan tenaga kerja dari dua puluh ribu pekerja yang direkrut dari seluruh India utara.
Satu klaim kembali ada pada tahun 1640, ketika seorang Pastor Spanyol yang mengunjungi Agra menulis bahwa Geronimo Veroneo, petualang Italia di pengadilan Shah Jahan, terutama bertanggung jawab untuk membuat desain. Tidak ada bukti ilmiah yang dapat diandalkan dalam sejarah Taj Mahal untuk mendukung pernyataan ini, atau nama Veroneo yang disebutkan dalam dokumen yang berhubungan dengan konstruksi. Namun sampai saat ini fakta unik mengenai taj mahal masih menjadi teka-teki.