Quote:
Originally Posted by toge_pasar
737-800 napa ga pakai itu aja ya yang tujuan ke malang? 
|
runway bandara abdulrahman saleh punya limitasi tertentu. Limitasi ini dinyatakan dengan Pavement Classification Number (PCN). Soal apa itu PCN dan berapa angka PCN untuk runway di bandara Abdulrahman Saleh, silakan cari di google/wikipedia.
B737-800 GIA dalam konfigurasi penumpang penuh menampung lebih banyak penumpang daripada B737-300. 737-300 = 99 penumpang, 737-800 = 148-150 penumpang (CMIIW). Belum termasuk barang bawaan tiap penumpang. Sementara maskapai yang terbang kesana (Garuda, Sriwijaya, Batavia) baru berani menerjunkan 737-300 dan -500 mereka karena limitasi PCN itu tadi.
Begitupula dengan take-off nya nanti (untuk balik ke Jakarta). Cukup tidak TORA (Take-Off Run Available) untuk 737-800 dengan 148 penumpang + barang bawaan nya.
Jadi singkatnya pilihan Garuda untuk memakai 737-300 dan 737-500 daripada 737-400 dan -800 adalah pilihan yang tepat.
mudahnya seperti itu...
Soal penyebab pasti, mari kita tunggu hasil investigasi.