Quote:
Originally Posted by zedleppelin
Yap. Memang pada prakteknya kesurupan itu lebih sering dikarenakan paranoia si korban yang berlebihan sehingga menyebabkan abnormalitas fungsi tubuh sehingga dia sendiri pun menjadi kosong karena tidak bisa mengkontrol dirinya sendiri. Tidak ada yang mistis dalam kesurupan, krn rata2 memang itu dari sugesti negatif sendiri dari si korban.
|
Mistis itu berarti sesuatu yang tidak bisa dicerna akal. Karena akal itu ruanglingkupnya hanya seputar wujud yang nyata yang dapat dilihat, disentuh oleh mata dan alat perasa. Maka pandangan Islam mengenai kesurupan ini adalah intervensi kekuatan, mahluk lain yang merasuk kedalam tubuh kita. Bagaimana penjelasannya ?
Penjelasannya ada pada satu hadist shahih riwayat Bukhari-Muslim
"Setan itu berjalan dalam diri manusia melalui peredaran darahnya"
Jadi kesimpulannya, kesurupan menurut pandangan Agama Islam. Kesurupan itu hal yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini tidak hanya dperlukan akal cerdas, namun hal ini perlu kita imani.
Dalam AlQur'an :
"Orang makan riba maka jalannya seperti orang yang kerasukan setan"