Walah DPR lagi, ya gitu lag ndan kalo yg namanya politik, mereka itu semakin kentara bahwa bukan lagi wakil rakyat, tapi wakil partainya, wakil kepentingan pimpinan parpolnya juga. Yg katanya punya hati nurani skg pun kayak ga punya kedewasaan berpikir.
|