Kematian bukanlah keterpaksaan, tapi merupakan hasil dari suatu proses kehidupan. Ibarat buah, kematian sebenarnya merupakan buah yang matang di pohon dan gugur dgn sendirinya bukan karena dipanen dan diusahakan matang di luar pohon. Kematian itu tiada merasa sakit, yang merasa sakit itu hidup yang ada dalam raga. Itulah sebabnya banyak orang yang sakaratul maut tapi kodrat belum musnah,angan2 msh ada dan sejak semula nafas bergerak tidak karuan. Jadi manfaatkanlah kehidupan ini sebagai bunga yang dapat menjadi buah yang matang dan rontok dgn sendirinya. Sungguh, nikmatnya kematian tsb lbh tinggi dari nikmatnya kehidupan jika kita tahu dan mau tahu...
Last edited by isau; 5th May 2011 at 02:07 PM.
|