for
sejarah:
http://i746.photobucket.com/albums/x.../kraepelin.jpg
Kraepelin, Emil (1856-1926)
Emil Kraepelin adalah seorang pelopor dalam pengembangan psikiatri sebagai suatu disiplin ilmu. Ia yakin bahwa semua penyakit mental memiliki penyebab organik, dan dia adalah salah satu ilmuwan pertama yang menekankan patologi otak pada penyakit mental. Seorang psikiater klinis dan eksperimental terkenal, Kraepelin mengembangkan sistem klasifikasi modern kita untuk penyakit mental. Setelah menganalisis ribuan studi kasus, ia memperkenalkan dan mendefinisikan istilah "dementia praecox" (skizofrenia), "manic-depressive psikosis," dan "paranoia." Sebagai pendiri Psychopharmacology, kerja eksperimental Kraepelin terfokus pada pengaruh minuman keras pada sistem saraf pusat, pada sifat tidur, dan pada efek kelelahan pada tubuh.
Kraepelin, anak seorang PNS, lahir tahun 1856 di Neustrelitz, di distrik Mecklenburg Jerman. Dia pertama kali diperkenalkan ke biologi oleh saudaranya Karl, 10 tahun lebih tua dan, kemudian, direktur Museum Zoologi Hamburg. Kraepelin mulai studi kedokteran di 18, di Leipzig dan Wurzburg, Jerman. Di Leipzig, ia belajar psikologi dengan Wilhelm Wundt dan menulis esai hadiah pemenang, "Pengaruh Akut Penyakit dalam Gangguan Mental Penyebab." Dia menerima gelar M.D. pada tahun 1878.
Pada 1879, Kraepelin pergi untuk bekerja dengan Bernhard von Gudden di University of Munich, di mana ia menyelesaikan tesis, Tempat Psikologi di Psikiatri. Kembali ke Universitas Leipzig pada tahun 1882, ia bekerja di klinik neurologi Erb W. 's dan di laboratorium Wundt's Psychopharmacology. pekerjaan utama-Nya, Kompendium der Psychiatrie, pertama kali diterbitkan pada tahun 1883. Di dalamnya, ia berpendapat bahwa psikiatri adalah cabang ilmu kedokteran dan harus diselidiki oleh observasi dan eksperimen seperti ilmu alam lainnya. Dia menyerukan untuk penelitian penyebab fisik dari penyakit mental dan mendirikan dasar-dasar sistem klasifikasi modern untuk gangguan mental. Kraepelin diusulkan bahwa dengan mempelajari sejarah kasus dan mengidentifikasi gangguan spesifik, perkembangan penyakit mental dapat diprediksi, setelah mempertimbangkan perbedaan-perbedaan akun individu dalam kepribadian dan usia pasien pada awal penyakit. Pada tahun 1884 ia menjadi dokter senior di Leubus dan tahun berikutnya ia diangkat sebagai direktur dari Treatment dan Perawatan Institut di Dresden. Pada tahun 1886, pada usia 30, Kraepelin bernama profesor psikiatri di Universitas Dorpat. Empat tahun kemudian, ia menjadi kepala departemen di Universitas Heidelberg, di mana ia tinggal sampai tahun 1904.
Tes kraepelin merupakan tes yang sering digunakan dalam rekruitment karyawan. Bagi agan yang pernah mengikuti tes kerja, tentunya agan pernah melakukannya. Dimana agan disuguhi lembaran kertas yang penuh berisi angka-angka( bahkan ada yg selebar koran
http://static.kaskus.co.id/images/smilies/bingungs.gif) dan agan diminta menjumlahkan angka diatas atau dibawahnya yang berdekatan dalam satu kolom dan menulis hasilnya di antara angka tersebut, kemudian sesuai dengan waktu yang telah ditentukan tester atau penguji akan meminta agan melanjutkan ke kolom selanjutnya sampai waktu tes berakhir. Sebelum membahas lebih jauh, baiknya kita mengetahui contoh alat tes psikologi tersebut.
Berikut contohnya:
1
>>4
3
>>7
4
>>9
5
>>1
6
Keterangan: lihatlah penjumlahan angka di kolom pertama 5 + 6=1. mengapa demikian? Ya memang seperti itu, karena penjumlahan hanya ditulis 1 digit. jadi misalkan ada penjumlahan angka 7+5 maka agan hanya menuliskan 2
Hasil psikotest, seperti Kraepelin-Pauli Test sering dipergunakan sebagai referensi dalam wawancara kerja untuk pertanyaan-pertanyaan seperti: