for
pesawat:
http://i1112.photobucket.com/albums/...botay/pesa.jpg
Menurut survey, 30 juta orang Amerika sangat khawatir dan takut saat melakukan perjalanan dengan pesawat terbang.. Bagaimana dengan Indonesia? Yang jelas tragedi kecelakaan adam air di perairan Sulawesi masih terngiang dlm ingatan kita.
Aviation Safety Network mencatat, dalam tahun 2005 saja, di seluruh dunia terjadi 87 kecelakaan. Lima di antaranya terjadi di Indonesia dan yang terkini menimpa Mandala Airlines di Bandara Polonia, Medan, dan hilangnya Adam Air di perairan Sulawisi.
Kecelakaan Mandala di Medan dan hilangnya Adam Air telah menyodok statistik 100 kecelakaan terburuk di dunia dan dalam database Aviation Safety Network menduduki peringkat 79 dunia untuk jumlah korban di pesawat dan di daratan.
Di seluruh dunia, pada rentang tahun 1943-2005, terjadi 11.674 kejadian yang meliputi kecelakaan, insiden, pembajakan, kriminal nonpembajakan, dan peristiwa lainnya. Dalam rentang waktu itu, di Indonesia sekurangnya terjadi 164 kejadian dengan 80 kecelakaan fatal yang memakan korban 1.688 orang.
Bandingkan dengan Malaysia yang mencatat 55 kejadian dengan 25 kecelakaan fatal yang menelan korban 213 orang, Thailand 72 kejadian dengan 21 kecelakaan fatal yang memakan korban 775 orang, dan Singapura hanya 15 kejadian dengan tiga kecelakaan fatal yang memakan korban 43 orang.
Statistik kecelakaan Indonesia memang termasuk tinggi, namun menurut database Aviation Safety Network, statistik negara maju seperti Amerika Serikat tak kalah tinggi. Dalam rentang tahun yang sama, di Amerika terjadi 2.034 peristiwa dengan 921 kecelakaan fatal yang memakan korban 11.878 orang.
Secara geografis, Asian Safety Network telah memasukkan Indonesia di peringkat sembilan negara yang memiliki tingkat kecelakaan fatal maskapai penerbangan sipil terburuk dari tahun 1945 hingga kini. Urutan pertama Amerika Serikat, Rusia, Kolombia, Brasil, Kanada, India, Perancis, dan Inggris. Urutan setelah Indonesia adalah Meksiko, China, Filipina, Bolivia, dan Venezuela.
90% PENYEBAB KECELAKAAN PESAWAT DIAKIBATKAN OLEH HUMAN ERROR