Service excellence untuk frontliner
Saat datang ke sebuah gedung yang kita harapkan adalah kita mendapatkan kenyamanan. Mulai dari senyum petugas parkir, sapaan hangat dari tenaga keamanan / satpam di pintu depan, ditambah lagi sambutan ramah dari petugas resepsionis. Hal – hal tersebut membuat “image” sebuah perusahaan sudah naik duluan mendahului dari image kinerja perusahaan.
Begitu pentingnya peran frontliner, sehingga citra perusahaan sering menjadi buruk hanya karena pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan customer. Karena bukan middle up management yang pertama sekali bersentuhan langsung dengan customer, melainkan para frontliner ini lah yang akan memberikan kesan pertama pada customer. “Kesan pertama begitu mengggoda” itu jika frontlinernya proaktif & ramah. “Kesan pertama seperti neraka” itu jika frontlinernya cuek, tidak ramah, kasar. Mengabaikan proses pendidikan terhadap para frontliner sama saja mengabaikan pentingnya citra perusahaan di mata customer. Itulah kenapa Training Service Excellence harus diberikan kepada semua frontliner. Siapa saja frontliner tersebut ? Semua orang yang “ada kemungkinan” berhubungan langsung dengan customer. Yang disebut berhubungan adalah melakukan kontak sengaja atau pun tidak sengaja. Bisa jadi cuma berpapasan atau menjawab pertanyaan customer saat customer nanya alamat perusahaan atau orang yang akan Anda temui. Apa saja yang dibahas di training service excellence : Quote:
SUMBER http://farm4.staticflickr.com/3708/9...d4f7417e99.jpg |
| All times are GMT +7. The time now is 09:01 AM. |