Mengapa Amdal Lingkungan Penting?
Pernah mendengar amdal lingkungan? Lingkungan gersang, es meleleh, cuaca ekstrem, bencana alam silih berganti, dan masih banyak lagi hingga tak bisa disebut satu per satu. Bumi kita telah menua. Alam sedang tak bersahabat dengan manusia. Jangan salahkan alam! Apakah kita sudah bersahabat dengan alam?
Eksploitasi terhadap lingkungan bukannya surut justru kian meninggi. Hutan dibabat, minyak dikeruk, sampai ikan dihabisi dengan bom. Wow, wajar bila alam berontak dan mengeluarkan amarahnya dengan serangkaian kejadian alam yang tak terduga! Naluri manusia sebagai mahluk ekonomi (homo economicus) membuatnya seringkali kalap. Rakus, serakah, dan tak bersyukur. Watak demikian yang mengilhami harus adanya unsur sosial dalam bisnis sehingga timbul Corporate Social Responsbilty dan analisis dampak lingkungan (amdal). Nama terakhir muncul atas kesadaran bahwa bisnis harus melestarikan 3P (people, profit, planet). Ya. Planet. Planet bumi yang terus-menerus dieksploitasi oleh manusia harus segera dibenahi. Sementara kebutuhan manusia akan minyak, kayu, ikan, dan sebagainya tak pernah habis. Amdal adalah salah satu cara untuk meminimalisasi dampak negatif lingkungan yang akan diterima. Amdal Quote:
Amdal penting untuk menjaga lingkungan yang kian rusak oleh ulah segelintir manusia. Amdal lingkungan harus diperketat dalam seleksinya. Lingkungan kita tidak bisa ditukar dengan profit (uang) saja, tapi harus memikirkan planet (bumi) dan people (anak cucu). Code:
sumber |
| All times are GMT +7. The time now is 04:42 PM. |