Ada beberapa kode-kode yang di pakai untuk menggambarkan spesifikasi detail dari sebuah velg, diantaranya adalah :
1. Rim Marking : format penulisannya biasanya adalah 15x7J ET 38, yang artinya adalah velg tersebut berukuran 15 inch dengan lebar 7 inch dan offset 38 mm.
2. Center Bore : lubang di tengah-tengah lubang baut pada velg, yang mempunyai fungsi untuk menahan velg untuk tetap berada dipusat roda, atau sering juga disebut dengan Center Hole.
3. Bolt Patern (Pitch Circle Diameter / PCD) : merupakan jarak lubang baut yang ada pada velg.
4. Offset : ukuran seberapa besar tekukan penampang / permukaan tengah velg bagian dalam yang ke luar ataupun ke dalam, semakin kecil ukuran offset maka penampang dalamnya semakin tebal sehingga membuat velg apabila terpasang di mobil akan semakin keluar dari fender mobil.
Sebagai contoh: Sebuah velg tertera kode 7 1/2 (7.5) x 17 kemudian 4/114.3 dan ET +40.
Angka 7.5 pada rangkaian kode 7.5 x 17 merupakan lebar velg dalam satuan inci sementara angka 17 merupakan diameter velg dalam satuan inci.
Arti angka 7.5 x 17 berarti velek memiliki lebar 7,5 inci dengan diameter 17 inci.
Rangkaian kode 4/114.3 merupakan kode untuk menunjukkan jumlah baut yaitu 4 baut dan 114.3 merupakan kode untuk PCD (Pitch Circle Diameter) yaitu diameter pola lingkaran posisi baut dalam satuan milimeter.
Jadi jika ada kode 5/112, berarti velek tersebut memiliki 5 lubang baut dengan PCD 112 mm.
Kode ET merupakan ukuran offset velg. Velg memiliki dua bibir yaitu bibir luar dan bibir dalam. Jika dudukan baut velg berada tepat di tengah-tengah antara bibir luar dan bibir dalam (centerline) berarti velg memiliki offset 0.
Posisi dudukan baut velg semakin ke arah luar berarti velg memiliki offset positif demikian pula sebaliknya jika posisi dudukan roda cenderung lebih ke arah dalam berarti negatif. Jadi jika pada velg tertulis ET +40 itu artinya posisi dudukan baut roda pada velg bergeser ke luar sejauh 40 mm.
Utk 4 baut ngukurnya langsung dari jarak titik tengah 1 baut ke titik tengah baut yg di sebrangnya
utk yg 5 baut cara ngukurnya dari jarak titik tengah 1 baut ke titik tengah baut yg diseberang horizontalnya lalu dikurangi jarak titik tengah baut tersebut dengan titik tengah baut yg ada disebrang diagonalnya