- raja jogja yang satu ini buat saya memang istimewa,pemikiran beliau bukan hanya untuk jogja tapi indonesia,,
dadahal notabennya indonesia pada saat ntu belum tentu ada untuk waktu yang lama
- mungkin kita bis lihat dari penggalan pidato beliau,” …..ik ben een blijf in de allereerste plaats javaan…”(aku adalah dan bagai manapun jua tetap jawa)itu merupakan sikap yang tegas,padahal kita tau bersama bahwa beliau mengenyap pedidikan barat tapi beliau tidak be barat2tan, BEDA DENGAN KITA SEKARANG!!!
- Pemimpin yang melayani dan bekorban, bukan ndoro pemerintah.
- HB IX.. negarawan yang layak diteladani oleh elite negeri ini.. seorang raja yang benar-benar dicintai rakyatnya, jauh dari arogansi, berani mengatakan yang benar adalah benar dan salah sebagai salah.. raja yang memiliki nasionalisme, yang tak mengedepankan ego, cerdas, dan sangat bertanggung jawab.. mencintai rakyatnya, mencintai budayanya, sekalipun mengenyam pendidikan barat tak sedikitpun melunturkan jati dirinya sebagai raja JAWA..
- I read this book years ago while I was in elementary school. It is a good book to read: the biography of one of the founding fathers of Indonesia: Sultan Hamengkubuwono IX. He was a nobleman, but used his nobility to fight against Dutch and then the Japanese colonialism using his position wittingly. The decisive battle in Yogyakarta on 1 March 1949 which reversed the situation during the 2nd Dutch invasion of Indonesia after the proclamation of independence in 1945. This battle showed the world and help the Indonesian diplomats in the United Nations to silent the Dutch announcement that Indonesia was no longer exist anymore. The book also told us about the role of Sultan in the national level after the independence: from being the Defense Minister, the founder of the Indonesia's scout movement, and the Vice President. It is truly a recommended book for everybody who want to learn about the great statesman of Indonesia.