Ceriwis

Ceriwis (https://forum.ceriwis.com/forum.php)
-   News (https://forum.ceriwis.com/forumdisplay.php?f=12)
-   -   Bupati Pukul Ketua Partai Demokrat dengan Pistol (https://forum.ceriwis.com/showthread.php?t=1039690)

kikigrim 3rd June 2012 05:38 PM

Bupati Pukul Ketua Partai Demokrat dengan Pistol
 
Bupati Pukul Ketua Partai Demokrat dengan Pistol



Dalam laporannya, Fendra mengaku ditampar dan dipukul menggunakan pistol di rumah jabatan bupati Mamuju jalan Ahmad Kirang.

"Saya juga tidak tahu kenapa bisa dipukul, saat itu selain ditampar, pistol Pak Bupati dipukulkan dan mengenai hidung saya, setelah itu, saya ditodong pistol rapat di dada saya” kata Fendra saat dihubungi Minggu pagi, (03/06).

Fendra mengatakan peristiwa itu terjadi Rabu siang 30 Mei saat ia berkunjung menemui bupati Mamuju, Suhardi Duka atas undangan ketua DPC Partai Demokrat Mamuju, Suraidah Suhardi yang merupakan putri Suhardi.

Ia mengaku baru melaporkan peristiwa itu Sabtu malam (02/06 ) karena menunggu permintaan maaf dari bupati Mamuju tersebut dan faktor keselamatan keluarga.

"Saya tidak habis pikir kenapa saya sampai dipukul dan ditodong pakai pistol, saya baru melapor tadi malam karena menunggu itikad baik permintaan maaf bupati Mamuju," kata Fendra.

Suhardi Duka adalah mantan ketua harian Partai Golkar Sulbar, baru–baru ini Suhardi mengundurkan diri dari partai Golkar dan disebut–sebut menjadi calon kuat ketua DPW Partai Demokrat Sulbar.

"Tidak sepantasnya menggunakan kekerasan seperti itu, apalagi pak Suhardi menjadi calon kuat ketua DPW Partai Demokrat Sulbar, ironisnya yang ia pukul itu kader tulen partai Demokrat, yang jelas ini sudah diketahui juga pengurus DPP partai Demokrat di Jakarta," kata sekretaris DPW Partai Demokrat Sulbar, Natsir Nawawi.

Natsir yang juga wakil ketu DPRD Sulbar mengaku sudah mendapat juga laporan dari Fendra dan mengarahkan agar masalah itu diselasaikan melalui jalur hukum.

Kasat Reskrim polres Mamuju, AKP Erwin menyatakan saat ini polres Mamuju masih melakukan penyelidikan atas laporan dari Fendra.

"Kita masih melakukan proses lidik, no comment dulu,” kata Erwin melalui pesan singat SMS saat ditanya kasus penganiayaan menggunakan pistol tersebut.

Sementara itu bupati Mamuju, Suhardi Duka melalui kuasa hukumnya, Hatta Kainang, membantah laporan Fendra. Hatta menyebut kasus ini sebagai fitnah dan upaya pembunahan karakter.

"Yang jelas pak Suhardi itu pada Rabu dan Kamis ada di luar kota, jadi ini adalah fitnah. Kami akan menuntut balik atas pencemaran nama baik ini," kata Hatta.

Lebih lanjut Hatta menyatakan, pihaknya akan mengajukan gugatan Rp 100 miliar atas tindakan yang disebutkannya sebagai fitnah dan pembunuhan karakter.

agrhatea 3rd June 2012 06:55 PM

wiedih....ngeri banget..:takut:,pejabat sekarang dah pada megang beceng semua ga sekalian aja :tank: biar rakyat pada takut :cabendan:

DWH 3rd June 2012 07:36 PM

udah kayak koboi aja...:cabendan:

spartanz 3rd June 2012 11:32 PM

miris dengan banyaknya kekerasan yg terjadi:mewek:

pisanlolodok 12th June 2012 12:01 PM

wow pakai pistol
ni udah menyalahi aturan nih...
di proses gak yah... :tanya:

robbz 14th June 2012 02:41 PM

berani nya cuma pake pistol doang,, cemen ah :ngakak:

Chande156999 15th June 2012 08:17 AM

udah maen pukul aja nih...
pake pistol pula.....

Jembriserr 14th September 2012 09:39 AM

terus gw harus bilang wooow gitu?

kamenkamen 14th September 2012 03:30 PM

Di buang ke papua aja org yang kaya gini...biar tau rasanya suasana koboy di papua!


All times are GMT +7. The time now is 02:36 PM.