Awalnya pemain-pemain sepak bola ini adalah pujaan dan dicintai para fans. Tapi kemudian menjadi yang paling dibenci dan dimusuhi. Siapa saja? Langsung cekidot aja gan http://static.kaskus.co.id/images/sm...indonesias.gif
Ahn Jung Hwan berkostum klub Seria A Italia, Perugia mulai dari musim 2000/01-2001/02. Gol penentunya yang membuat Korea Selatan mengalahkan Italia di perdelapan final Piala Dunia 2002 menjadikan Hwan musuh bersama rakyat Italia.
Luis Figo membela Barca sejak 1995/96-1999/2000. Ia lalu dibeli Real Madrid dan menjadi musuh bersama fans Barcelona. Figo membantu Madrid menjadi juara Liga Champions pada musim 2001/2002.
Luis Figo adalah pujaan dan pahlawan Barcelona. Gocekan, umpannya yang akurat, tendangan bebasnya yang keren hingga keahliannya menjebol gawang lawan membuat Fans Azulgrana jatuh cinta kepadanya.
Zlatan Ibrahimovich bermain untuk Juventus sejak musim 2004/05-2005/06. Ia meninggalkan Juventus yang masuk Serie B karena dihukum akibat skandal pengaturan hasil pertandingan dan penyuapan.
Ibra dipinjamkan Barcelona pada awal musim 2010/2011 ke AC Milan. Ia dibenci fans Inter karena pindah ke klub seteru dan dicemooh fans Juventus karena meninggalkan tim di saat klub tergredasi ke jurang Serie B.
Nasri pindah ke Manchester City pada musim panas 2011. Tak perlu menunggu lama, Nasri bisa merasakan mencium trofi Liga Primer, yang ia tidak bisa rasakan di Arsenal.
Ronaldo dibenci fans Inter saat pindah ke AC Milan dari Real Madrid pada musim panas 2007. Padahal selama membela Inter, Presiden klub Massimo Moratti mengeluarkan semua sumber daya untuk merawat dan menyembuhkan 'Sang Fenomena' yang sering cedera lutut.
Lalu di musim panas 2009, Tevez pindah ke tetangga United, Manchester City. Di akhir musim 2011/2012, The Citizen juara Liga Primer. Tevez menambah panas persaingan dua klub sekota itu saat itu menunjukkan poster yang bertuliskan "RIP Fergie" di parade juara City.
El Nino pindah ke Chelsea pada pertengahan musim 2011 dengan biaya transfer 50 juta Poundsterling. Torres merasakan menjadi juara Liga Champions pada Mei 2012, pengalaman yang ia tidak rasakan di Liverpool.