Honda CB 100, motor yang legendaris di Indonesia dan dunia. Motor ini punya tempat tersendiri di hati penggemarnya. Ada yang suka tampilan original, ada yang suka memodifikasinya. Tapi buat ane, mau diapain aja honda CB tetep keren :2good:.
nah, berikut ane tampilken macam-macam aliran modifikasi honda CB. Semoga terhibur, menginspirasi, dan yang belum punya agar kepengen punya :naikkuda:
[/spoiler]
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Aliran Nganjukan:
Inti dari aliran ini adalah memodifikasi CB jadi lebih padet a.k.a berisi. Jadi, biar motornya kecil, tapi padet. Asal istilah nganjukan adalah dari kabupaten nganjuk yang terkenal dengan CB-nya. Aliran kayak gini emang dipopulerkan dari sekitaran nganjuk. Aliran kayak gini juga yang jadi standar modif rata-rata penunggang CB. Aliran ini disebut juga aliran Jawa Timuran
Aliran ini diilhami dari balap taun 60-an. Modifikasinya pun mengacu pada motor balap era tersebut. Ciri khasnya adalah pada buntut belakang yang seperti kanopi kafe
aliran ini juga diilhami dari balapan jadul, lebih jadul dari cafe racer. ane lupa taun berapaan :naikkuda: cirinya adalah sudut rake sok depan yang lebih sempit, dan buntut belakang yang menyerupai ekor bebek
Sebenernya istilah japstyle ini salah kaprah, gan. Pasalnya, di jepang sendiri yang merupakan asal aliran ini pun tak ada istilah japstyle. Namun di Indonesia, istilahnya adalah jap style, atau aliran modifikasi dari jepang. Tak ada ciri khusus dalam aliran ini. Agan bisa memodifikasi motor terserah agan, tapi tetap dalam batas ringan, simpel, dan tidak banyak aksesoris.
Aliran ini masuk kategori ekstrim. Sudah tak tampak bentuk asli motor. Potong rangka, dan lain-lain. Juga istilah chopper era modern yang tak lagi identik dengan ban belakang gede dan ban depan tipis.