Ceriwis

Ceriwis (https://forum.ceriwis.com/forum.php)
-   Misteri, Horror, Supranatural (https://forum.ceriwis.com/forumdisplay.php?f=267)
-   -   ritual pamer payudara di umbul manding (https://forum.ceriwis.com/showthread.php?t=34600)

stupid 26th August 2010 03:50 PM

ritual pamer payudara di umbul manding
 

Ada larangan tak tertulis bagi kaum perempuan yang mandi di sumber air yang dikeramatkan ini. Mereka dilarang menutupi payudaranya. Alhasil, ritual pamer payudara pun semarak. Terutama di malam Jum’at Legi….

Umbul Manding sumber air bersih yang ada di Desa Semanding, Keca. Pucanglaban, Kab. Tulungagung, Jawa Tengah. Sejak dulu debit air di tempat ini memang besar. Bahkan, saat kemarau panjang sekalipun, umbul ini tak pernah kekurangan air.

Karena debit airnya yang relatif besar dan bersih, maka sumber air ini sejak dulu dimanfaatkan warga Desa Semanding dan sekitarnya. Terutama untuk masak, mandi, mencuci, bahkan untuk mengairi sawah. Maklum saja, Umbul Manding memang berada di daerah pegunungan yang amat sulit air.

Yang dapat dikatakan unik, tempat yang biasanya digunakan untuk mandi sejak dulu sengaja dibiarkan terbuka. Tidak ditutupi apa-apa. Padahal, yang mandi disitu tidak hanya laki-laki, tapi juga perempuan. Mereka berbaur menjadi satu untuk mandi bersama.

Adakah rasa kikuk atau malu pada diri mereka? Mungkin karena sudah menjadi kebiasaan, maka tidak ada yang merasa malu jika dilihat orang, terutama lawan jenis. Bahkan kalau kaum perempuan sedang mandi mereka sama sekali tidak perlu merasa repot menyembunyikan payudaranya. Bahkan, ada kesan payudara itu sengaja dipamerkan.

Bagi warga pendatang yang belum terbiasa, kalau mandi di Umbul terpaksa menutupi payudaranya. Salah satunya seperti dialami Darsini, seorang guru SD yang ditugaskan mengajar di daerah itu.

Quote:

Bu Darsini mengaku pada awalnya sangat malu kalau mandi di umbul. Namun, karena tidak ada sumber air di desa tempatnya mengabdi selain umbul itu, dia terpaksa mandi disitu juga. Karena masih malu, pada awalnya kalau mandi terpaksa dia memakai baju. Lama-lama karena sudah biasa bajunya dilepas, begitu juga BH-nya. Akhirnya, kalau mandi telanjang dada.

“Tidak tahu kenapa, tapi mungkin karena kebiasaan, sekarang kalau mandi saya ikut dengan warga. Semuanya pamer payudara,” kata Bu Darsini sambil tersenyum. Walau didekatnya ada Pak Guru dia tidak merasa malu lagi. “Biarin, dari pada dilihat orang lain, lebih baik dilihat teman sendiri,” selorohnya.

Karena ritual mandi telanjang dada ini, maka siapa saja yang kebetulan lewat bisa melihat dengan jelas payudara wanita-wanita desa setempat.

Dilihat dari dekat, masyarakat Desa Semanding memang tergolong masih kolot. Contohnya, warga di sana masih percaya dengan berbagai kepercayaan kuno. Umpamanya, perawan sebelum datang bulan yang pertama, giginya harus dipungur. Alasannya, kalau sudah datang bulan payudaranya supaya cepat besar. Kalau sudah begitu, perawan tersebut biar cepat laku.

Karena masih percaya dengan adat dan kepercayaan tersebut, jumlah wanita di sana yang tidak bisa menyelesaikan pendidikan dasar masih sangat tinggi. Sebab walau masih SD kalau payudaranya sudah kelihatan besar langsung ditikahkan. Umumnya orang tua disana merasa malu kalau punya anak perawan yang payudaranya sudah kelihatan besar, tapi belum menikah.

Anehnya lagi, bagi yang sudah tidak perawan, pulang mandi dari umbul selalu telanjang dada.

“Nanti kalau tidak telanjang dada malah dikira masih perawan. Padahal anak saya sudah tiga,” kata Yu Sayem
Kenapa tempat mandi di Umbul Manding dibiarkan terbuka? Dan, kenapa juga kalau mandi kaum perempuan harus bertelanjang dada?

Spoiler for legenda masyarakat Semanding:
Rupanya hal ini berkaitan dengan sebuah legenda masyarakat Semanding. Mereka percaya dengan kisah perawan desa yang bernama Srikunti.

Alkisah, beberapa puluh tahun silam, Srikunti ikut daftar jadi calon PNS. Ternyata dia diterima. Bahkan kemudian bunga desa ini menjadi guru di SD Semanding.

Walau Srikunti sudah menjadi guru namun dia tidak berubah. Terhadap siapa saja dia tetap tidak membeda-bedakan. Sehingga banyak orang yang simpati kepadanya. Salah satunya adalah mandor hutan yang bernama Basman. Cinta Basman diterima Srikunti. Keduanya berjanji akan hidup bersama.

Akhirnya setelah menikah, Srikunti diboyong Basman ke rumah orang tuanya yang juga ada di Desa Semanding. Mula-mula penganten ini hidup rukun. Srikunti sendiri waktu itu sudah kerasan hidup di rumah mertuanya.

Tetapi yang namanya hidup berrumah tangga ada saja rintangannya. Suatu ketika Srikunti mendengar kabar kalau suaminya suka mabuk-mabukkan. Walau dia sudah mengingatkan, suaminya tetap saja tidak mau mendengar. Hampir setiap hari Basman malah pulang sempoyongan karena mabuk.

Karena merasa kecewa, diam-diam Srikunti nekad pergi meninggalkan rumah. Supaya tidak terlihat orang setelah Maghrib dia baru berangkat. Namun setelah dia sampai di Umbul Munding malah berhenti. Lalu dia duduk di tepi umbul. Angan-angannnya pergi entah kemana. Dia teringat orang tuannya dan adik-adiknya. Hatinya susah.

Tidak terasa, sudah begitu lama Srikunti duduk melamun di tepi umbul. Sewaktu dia akan meninggalkan umbul, tiba-tiba dari dalam air muncul seorang puteri yang naik bulus raksasa. Sang putri menghampiri Srikunti.

“Kamu jangan mupus (putus asa) dan harus tetap tabah,” kata puteri itu. “Aku datang mau menolong kamu. Sekarang pulanglah ke rumah orang tuamu. Sediakan bunga tujuh warna. Besok bawa ke sini. Apa yang kamu minta bakal kesampaian,” sambungnya.

Setelah berkata begitu, puteri cantik tadi hilang entah kemana. Yang kelihatan di depan Srikunti tinggal bulus yang tadi dinaiki sang puteri.

Sementara itu, di rumah Basman bingung mencari isterinya. Sudah dicari kemana-mana tapi tidak ada.

Waktu tengah malam, Basman mendengar kabar kalau ada seorang wanita pingsan di dekat Umbul Munding. Dia cepat-cepat pergi kesana. Ternyata, wanita yang pingsan di dekat umbul adalah isterinya.

Setelah sadar, Srikunti menceritakan apa yang dialaminya. Mendengar kisah Srikunti, muncul kepercayaan dia sudah dibawa pergi siluman Bulus Putih. Sementara, Basman berjanji tidak akan mabuk-mabukan lagi.

Srikunti menjalankan pesan putri gaib yang menemuinya. Dia menyediakan bunga tujuh warna. Setelah itu, dibawa ke umbul dengan ditemani Basman, suaminya.

Keduanya menunggu datangnya sang puteri. Tetapi di tunggu sampai jauh malam sang puteri tak kunjung datang.

“Apakah sang puteri menipu saya, sehingga dia tidak datang?” Gumam Srikunti.

Karena tidak ada tanda-tanda sang putri akan datang, Srikunti dan Basman memutuskan meninggalkan umbul. Tetapi baru saja melangkah, tiba-tiba terdengar ada suara yang memanggil mereka.

“Kalau kamu ingin harta banyak jangan tergesa-gesa!” Kata suara dari dalam umbul.

“Kamu siapa?” Tanya Srikunti.

“Saya siluman Bulus Putih yang menunggu Umbul Manding.”

Srikunti dan Basman terdiam. Di hadapan mereka tampak sesosok putri cantik jelita.

“Kalau kamu ingin kaya, jaga umbul ini supaya sumbernya tetap besar!” Kata sang putri lagi.

“Bagaimana caranya?” Tanya Srikunti.

“Caranya gampang. Semua wanita yang di sini kalau mandi jangan ada yang menutupi payudara. Sebab, kalau ada yang berani menutupi payudaranya, siluman Bulus Putih akan marah.”

Setelah memberi pesan demikian, sang putri menghilang.

Entah bagaimana, cerita dari mulut ke mulut ini akhirnya dipercaya oleh banyak orang. Terutama warga Desa Semanding dan sekitarnya.

Ya, karena masih banyak yang percaya, sampai sekarang masih banyak orang yang ngalap berkah ke Umbul Manding. Apa lagi kalau malam Jum’at Legi, banyak warga luar Desa Semanding yang datang. Mereka melakukan ritual pamer payudara.

Pemandangan unik bisa saja kita saksikan. Selepas mandi dari Umbul Manding, banyak yang pulang dengan telanjang dada. Payudaranya dibiarkan dilihat orang. Ah, ada-ada saja!



*maaf kalo repost silahkan delete

suman 26th August 2010 04:01 PM

Threadnya sama dengan yg pernah saya buat :)

Coba sblm buat thread di search dulu ya :shake:

stupid 26th August 2010 04:24 PM

Quote:

Originally Posted by suman (Post 350366)
Threadnya sama dengan yg pernah saya buat :)

Coba sblm buat thread di search dulu ya :shake:

maaf mbah...kebetulan koneksi inet lagi lemot jadi males cek satu satu di hasil searching tadi...
monggo langsung delete aja
:shake:
Posted via Mobile Device

gunturimut 27th August 2010 12:12 PM

No PIC NDAN????

HAK CUH NEH....:tinju::tinju::tinju::tinju:

kuntulku 27th August 2010 02:47 PM

enak bner ya laki yg tinggal dsna:mantap:

27th August 2010 03:01 PM

Quote:

Originally Posted by gunturimut (Post 350942)
No PIC NDAN????

HAK CUH NEH....:tinju::tinju::tinju::tinju:

pake mata dong
:tinju:

:nyahaha: :nyahaha:
Posted via Mobile Device

ukid 27th August 2010 11:07 PM

mmm...jadi penasaran nih pengen kesana..haahaa

CERIW1STHEBEST 27th August 2010 11:23 PM

info basi :kuning:

konde2 28th August 2010 05:29 PM

nice inpo ndan

valium 29th August 2010 10:21 PM

kalo emak2 doang sih isinya rugi ndan. hahaha
Posted via Mobile Device

aurr 4th September 2010 10:09 AM

:konak:kalo mandi d sono bs cepet abis sabun gw :konak:

setanpawon 9th September 2010 11:51 AM

gw mau tunjukin k*****L gw jga akh barang kali ceweknya ada yang tertarik :nyahaha::nyahaha:

jamboo11 15th September 2010 04:52 PM

tradisi yang aneh.....:jacuzi:

Abellcociks 22nd November 2010 12:36 AM

Musyriiiiiiiiiiiiiiikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk......... ........ pilih mana Allah yang marah atou siluman bulus putih!!! :kesel::kesel::kesel::cebollita_animated_:cebollit a_animated_:cebollita_animated_

atheis 28th November 2010 08:59 PM

Quote:

Originally Posted by suman (Post 350366)
Threadnya sama dengan yg pernah saya buat :)

Coba sblm buat thread di search dulu ya :shake:

hmm.. repost ternyata..... :peace:

berhubung ane baru baca,.. nais share ndan... :mantap:

001 29th November 2010 02:20 PM

mantab banget neh klu bs kesana :tersipu:

arejoe 29th November 2010 10:12 PM

ritual koq pamer payudara

didittrek 9th December 2010 12:42 AM

jadi pengen kesono nih

HyungLee 10th December 2010 11:26 AM

Salah
Tulungagung tuh jawa timur
Saya kan masyarakat disitu gan ...
hayooooo

geelankbow 27th February 2011 07:28 PM

jd ngebayangin mandi d sana ama cewek" cuakep wkwkwk :malu2::malu2:

Droplets 2nd March 2011 04:18 PM

Mantaaab gan.. :hore:
Enak bgt ya laki" yg tnggal dstu, jd pngen nh..

SuryaTheRipper 3rd August 2011 01:18 PM

thread repost ndan..
usung ke got aj .
:shout::shout::shout:

DreamWorld 3rd August 2011 10:20 PM

koq ritual nya nyentrik amat y:ngakak:
pake ada pamer-pameran payudara segala wkwkwk

wyse2man 6th August 2011 02:53 PM

isinya emak emak semua.... :kaget:

rizqiulilabshor 9th August 2011 03:33 PM

waw asik dong kalo ky gitu

amazing23 4th November 2011 10:49 PM

wah nikmat dong ndan

kocik 5th November 2011 12:39 AM

ikut menyimak gaN......

ent777 5th November 2011 12:55 AM

mantap gan

jogjauye 5th November 2011 02:35 AM

ini ane demen
 
andai di jogja ada yang kyk gt,,,:loveindonesia

eazy 5th November 2011 04:56 AM

mantap, mantap........:melonndan:

Leoagusta21 5th November 2011 07:06 AM

Tradisi yg aneh

jangk 5th November 2011 07:18 AM

pernah baca neh ndan..

dhandy 5th November 2011 08:56 AM

ehmmmm....biasa aj tuh:ngantuk:

arwana 5th November 2011 09:51 AM

heee... boleh tuh

indra1283 5th November 2011 10:16 AM

mantap gan

Mcopolo 5th November 2011 11:33 AM

Mantap nih tradisinya bisa jadi obat stress loh agan agan sekalian

UltraMaenLeo 5th November 2011 04:27 PM

mana foto lengkapnya .??

Hasanluis 5th November 2011 10:34 PM

waduh...sayang kaga jelas gambarnya.......:cabendan:

jrockk2clx 5th November 2011 11:13 PM

maut dehhh....nice infogh

tmyhardi 5th November 2011 11:20 PM

jadu penasarannnn


All times are GMT +7. The time now is 04:03 PM.